Sulselbar

Humas-Jurnalis Barru Studi Wawasan di Bali

BARRU, BKM — Rombongan staf Humas Pemkab Barru dan para jurnalis yang berjumlah 29 orang melakukan stdui wawasan di Bali 17-20 Oktober 2016. Ada dua titik kunjungan yang dilakukan yakni Humas Kabupaten Badung dan Harian Bali Pos.
Studi pengembangan wawasan dipimpin Asisten Administrasi Pemkab Barru Andi Makmun Aksa didampingi Kasubag Humas Hidayatuddin.
Sebagai daerah dengan pendapatan tertinggi di Indonesia. Jumlah APBD Kabupaten Badung kurang lebih Rp 5 triliun yang diperoleh dari sektor pariwisata.
Kabag Humas Kabupaten Badung A A Raka Yuda mengatakan program pendidikan menjadi program prioritas dalam meningkatkan kualitas SDM.
Salah satu diantaranya yakni membagi satu unit laptop kepada setiap siswa SD kelas V dan VI.
Begitu pula dengan sektor kesehatan, disetiap desa sudah disiapkan mulai ambulance lengkap sopir, bidan desa hingga dokter yang setiap saat stand by.
Perhatian inilah yang menjadi fokus Pemkab Badung untuk membangun kualitas masyarakatnya. “Meski begitu bukan berarti kami tidak memiliki warga miskin. Tapi jumlah angka kemiskinan kami di Badung masih ada sekitar 0,09 persen,” kata A A Raka.
Makanya daerah ini berkontribusi kepada kabupaten sekitarnya dengan mensubsidi Rp 300 milyar setiap tahun. “Besarnya pendapatan dari sektor pariwisata. Tidak membuat kita tidak punya perhatian kepada Kabupaten tetangga. Pokoknya ada subsidi kepada 6 kabupaten lain. Kemegahan kawasan perkantoran pemerintahan kabupaten Badung menjadi ikon dari Provinsi Bali merupakan hasil dari kontribusi sektor pariwisata,” terangnya.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Kantor Media cetak tertua di Bali. Pimred Bali Post Nyoman Wirate menyatakan pers Bali selalu mensupport pengembangan sektor wisata berbasis budaya. Koran kami yang memiliki beberapa media cetak, TV dan on line didirikan sejak 1948. Seiring dengan usia yang cukup tua. “Media cetak saat ini memang mengalami penurunan oplah akibat gempuran media on line,” tandas Nyoman Wirate.
Sebagai media cetak, kami tidak pernah menyerah, meski pembaca media cetak semakin menurun. Apalagi beberapa penelitian menyebutkan bahwa dari 20 orang responden yang disurvey. “Ternyata 18 yang lebih memilih media on line sebagai referensi bacaan. Sementara pembaca koran hanya dua orang,” bebernya.
“Kami di Barru sangat merasakan jalinan kerjasama antara pelaku media dan Pemkab,” ujar Andi Makmun Aksa. (udi/C)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top