Satu PNS, Seorang Polisi Terlibat Narkoba – Berita Kota Makassar
Headline

Satu PNS, Seorang Polisi Terlibat Narkoba

DARI penangkapan dua oknum polisi yang diduga memeras pengedar sabu, Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Selayar kemudian melakukan pengembangan. Hasilnya, seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas sebagai staf di Bagian Perlengkapan Pemkab Selayar bernama Risman Arif (31), diringkus, Minggu (16/10) sekitar pukul 12.30 Wita.
Risman memang sudah lama diintai polisi dari Satnarkoba Polres Selayar. Ia dicurigai terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.
Kecurigaan polisi itu kemudian terbukti. Dari hasil penggerebekan di rumahnya Jalan Kenari, Benteng, ditemukan satu paket sabu.
Kepada polisi yang menginterogasinya, Risman mengakui barang haram tersebut ia dapatkan dari seorang kerabatnya bernama Ishak Sukardi (37) alias Icca, warga Lorong 1, Jalan Kenari, Benteng.
Tanpa menunggu lama, tim Satnarkoba Polres Selayar langsung mendatangi rumah Ishak. Polisi berhasil membekuk Ishak lalu kemudian melakukan penggeledahan.
Di dalam rumah ditemukan barang bukti berupa 15 paketan sabu kosong, delapan saset ukuran sedang yang terdapat sisa sabu, enam batang pireks kaca, 20 batang sendok sabu yang terbuat dari pipet plastik, satu buah alat isap terbuat dari botol kaca minuman, satu bong terbuat dari tabung korek gas yang memiliki dua pipet.
Ada pula empat batang sumbu kompor korek gas, dua korek gas, tiga batang pipet panjang warna putih, serta empat pipet pendek warna putih sambung selang bening. Tersangka bersama barang bukti yang ditemukan kemudian dibawa ke Mapolres Selayar.
Pada bagian lain pemeriksaan polisi, Risman melontarkan pengakuan jika dirinya kerap menggelar pesta sabu di ruang Bagian Perlengkapan Kantor Bupati. Ia melakukannya bersama tiga oknum polisi, masing-masing Brigpol Abustan, Brigpol Usm dan Bripka Kml.
Menurut Edy Tarigan, ketiga oknum polisi tersebut sudah diamankan dan dilakukan tes urine. Hasilnya, Bripka Abustan positif pengguna psikotropika. Ia menjalani pemeriksaan di Propam Polres Selayar. Sementara Brigpol Usm dan Bripka Kamal negatif. Namun, ketiganya masih diproses untuk pengembangan kasus.
Diakui Edy Tarigan, langkah tegas yang dilakukan pihaknya dalam memberantas penyalahgunaan narkoba di daerah ini, salah satunya merupakan permintaan Bupati Selayar, Basli Ali. Ia meminta agar jajarannya bersih dari narkoba.
”Pak Bupati mengapresiasi apa yang kita lakukan. Khususnya dalam mengungkap penyalahgunaan narkoba di jajaran Pemkab Selayar,” jelas Edy.
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Anton Charliyan yang ditanya wartawan ketika berada di Kabupaten Bone, kemarin, menegaskan akan mengambil tindakan tegas kepada anggotanya yang terbukti terlibat narkoba. ”Kalau memang ada yang terbukti, akan diberi tindakan tegas,” kata Anton. (ish/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top