Gojentakmapan

Pendapatan Maros Ditarget Rp1,3 T

MAROS, BKM — Pemerintah kabupaten (Pemkab) Maros menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2017 dalam rapat paripurna DPRD Maros di Baruga A kantor bupati Maros, Senin (17/10). Ranperda APBD 2017 ini diserahkan langsung Bupati Maros, HM Hatta Rahman kepada Ketua DPRD Maros, AS Chaidir Syam.
Dalam penjabarannya, pendapatan Maros direncanakan sebesar Rp1,3 triliun dengan rincian Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp165 miliar yang terdiri dari pajak daerah direncanakan Rp72 miliar, retribusi daerah Rp60 miliar, pengelolaan kekayaan daerah yang dipisah direncanakan sebesar Rp11 miliar dan lain-lain pendapatan yang direncanakan sebesar Rp21,3 miliar.
Selain itu, dalam pendapatan juga dijabarkan dana perimbangan berupa DAU, DAK, dana bagi hasil pajak dan lain-lain pendapatan daerah yang sah. Sedangkan untuk belanja daerah sebesar Rp1,3 triliun dan kita rencanakan APBD 2017 mendatang surplus sebesar Rp87 juta. Dari belanja daerah terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp717 miliar dan belanja langsung sebesar Rp638 miliar.
”Kita berharap dari postur APBD kita tahun 2017 sudah ideal yang disusun berdasarkan Permendagri nomor 31 tahun 2016 tentang pedoman penyusunan APBD tahun anggaran 2017 dan juga sudah berpedoman pada RPJMD kabupaten Maros 2016-2021 serta Perda nomor 7 tahun 2016 tentang organisasi perangkat daerah,” papar Hatta.
Sementara itu, Ketua DPRD Maros, AS Chaidir Syam mengatakan, usai penyerahan Raperda APBD tahun 2017 ini, selanjutnya DPRD Maros akan menggelar rapat internal kemudian menjadwalkan pemandangan umum fraksi atas Raperda APBD 2017. ”Setelah pemandangan umum fraksi kemudian dijadwalkan jawaban eksekutif atas pemandangan umum fraksi dan kemudian pembahasan APBD per komisi. Harapannya jika berjalan lancar maka akhir november mendatang APBD 2017 sudah disahkan,” pungkas Chaidir. (ari/mir)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top