Gojentakmapan

Kejaksaan Tetapkan Dua Tersangka Proyek Docking Kapal

BKM/ARI IRAWAN Ujang Supriyadi

TAKALAR, BKM — Setelah melalui berbagai rangkaian penyidikan atas kasus proyek pembangunan docking kapal milik Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) kabupaten Takalar, Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar akhirnya menetapkan dua tersangka, masing- masing mantan pejabat eselon dua dan mantan pejabat pembuat komitmen.
”Rangkaian pemeriksaan dan penyidikan atas salah satu kegiatan di dinas kelautan dan perikanan pada tahun 2014 yang merugikan negara sekitar Rp200 juta, menetapkan dua tersangka, yakni mantan pejabat dinas kelautan perikanan dan pejabat pembuat komitmen,” jelas Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasie Pidsus) Kejari Takalar, Ujang Supriyadi, Selasa kemarin (18/10).
Meski, Ujang Supriyadi masih belum mau menyebutkan identitas kedua nama yang telah ditetapkan tersangka, namun Kasie Pidsus ini menambahkan pekan mendatang tersangka akan kembali dipanggil sebagai bagian dari penyidikan menuju tahap penyelidikan. ”Penetapan dua tersangka sudah sesuai mekanisme. Pekan depan tersangka akan kembali dimintai keterangan,” tandas Ujang Supriyadi.
Terpisah, Kepala Kejari Takalar, H Fery Tas yang dikonfirmasi via telepon selularnya membenarkan adanya dua tersangka atas pembangunan proyek docking kapal milik dinas kelautan dan perikanan dengan anggaran kurang lebih Rp1 miliar. ”Benar itu, sudah ada dua orang tersangka atas proyek pembangunan docking kapal. Proyek ini berkasus lantaran itu tidak rampung. Kerugian negara ditaksir kurang lebih Rp200 juta,”kata H Fery Tas, kemarin. (ira/mir/c)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top