Gerakan 1000 Kebaikan Bertabur Rekor – Berita Kota Makassar
Headline

Gerakan 1000 Kebaikan Bertabur Rekor

IST Ketua Bappeda Sulsel, Jufri Rahman bersama Gubernur, Syahrul Yasin Limpo.

MAKASSAR, BKM — Resepsi perayaan hari jadi ke-347 Provinsi Sulawesi Selatan tahun ini dipusatkan di Hotel Grand Clarion Makassar, Rabu (19/10) hari ini. Meski digelar di hotel, perayaan hari bersejarah Sulsel ini tetap dikemas dalam nuansa yang sederhana.
Tak ada pejabat negara yang diundang khusus hadir. Panitia hanya mengundang 24 anggota DPR RI dan empat anggota DPD RI asal Sulsel untuk datang. Selebihnya, ada penandatanganan nota kerja sama antara Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo dengan asosiasi rumput laut dan rektor universitas asal Tiongkok, China.
Yang meriah hanyalah rangkaian peringatan hari jadi Sulsel yang dihelat beberapa hari sebelum 19 Oktober. Gerakan 1000 Kebaikan yang digagas Gubernur Sulsel menjadi pembeda hari jadi tahun ini dibanding perayaan tahun-tahun sebelumnya. Itu karena semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menebar ribuan kebaikan yang semua bermuara pada upaya peningkatan kesejahteraan rakyat.
Gerakan 1000 Kebaikan itu pun diganjar dengan puluhan rekor, baik rekor dari Museum Rekor Indonesia (MuRI) maupun dari Lembaga Prestasi Indonesia (Lepri). Rekor-rekor yang tercipta dari Gerakan 1000 Kebaikan di Sulsel itu antara lain rekor menanam bibit pertanian di seribu titik, merakit seribu laptop oleh pelajar SMK se-Sulsel, pelajar menari 24 jam, rekor sertifikasi 1.000 tenaga kerja, dan beberapa rekor lain.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel juga melakukan kebaikan melalui program sinkronisasi Rancangan Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Desa dengan RPJM Sulsel. Kepala Bappeda Sulsel, Jufri Rahman mengatakan sinkronisasi RPJM Desa ini dilakukan untuk memenuhi target RPJMD Sulsel 2018 mendatang.
“Secara teknis Bappeda tidak melakukan seremoni, tetapi nanti kami akan serahkan hasil sinkronisasi itu dalam waktu yang tidak lama,” kata Jufri di Makassar, Selasa (18/10).
Selain sinkronisasi RPJM Desa, Bappeda juga melakukan beberapa kegiatan lain yang berorientasi pada pencapaian target RPJMD dalam mewujudkan visi misi Sulsel 2018 mendatang. Salah satunya, melakukan revisi Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Alasannya, IPM Sulsel dalam RPJMD terlampau optimis dan kurang selaras dengan kondisi terakhir ini. Angka harapan hidup yang tinggi serta angka buta huruf menjadi salah satu pemicu rendahnya capaian IPM di Sulsel. “Usia nonproduktif yang banyak buta huruf,” kata Jufri lagi.
Jufri yang juga ketua panitia hari jadi ke-347 Sulsel, menambahkan Gerakan 1000 Kebaikan tidak hanya dilakukan pada menjelang peringatan hari jadi saja. Kebaikan-kebaikan ini akan terus dilakukan dalam upaya meningkatkan pelayanan pemerintah dan peningkatan kesejahteraan rakyat.
Menurut dia, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo sudah mengingatkan seluruh SKPD untuk terus menebar kebaikan di segala sektor.
Di samping Gerakan 1000 Kebaikan, Syahrul juga mempopulerkan istilah 3M 1B yakni Maju, Modern, Mandiri dan Bersama. Filosopinya, Sulsel yang selama ini sudah menjadi pilar utama nasional harus lebih maju, lebih modern, dan lebih mandiri dalam kebersamaan.
Berbagai kegiatan memeriahkan HUT Sulsel ke-347. Puncaknya hari ini, Rabu (18/10) malam, akan digelar resepsi yang dipusatkan di atas jembatan kawasan Centerpoint of Indonesia (CoI). Masyarakat umum diharapkan bisa ikut berpartisipasi pada peringatan HUT Sulsel tersebut.
Menurut Jufri Rahman, ada banyak kegiatan yang digelar dalam rangka peringatan HUT Sulsel ke 347. Antara lain, pencanangan program G 1.000 G atau program 1.000 perbaikan di semua sektor, sepeda santai, jalan santai, ramah tamah di Hotel Clarion, serta malam resepsi akan dilaksanakan di atas jembatan CoI.
“Ada juga penyerahan penghargaan kepada kepala daerah berprestasi,” kata Jufri.
Dia melanjutkan, pada puncak peringatan Hari Jadi Sulsel, akan ditampilkan pesta kembang api dan laser show yang spektakuler.
“Kami berencana akan menampilkan pesta kembang api dengan 5000 ledakan dan pertunjukan laser,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Sulsel selaku Sekretaris Panitia, Andi Darmawan Bintang menambahkan, pesta rakyat di atas jembatan CoI akan dimeriahkan dengan penampilan dua artis ibukota, yakni Rosa dan Kamasean Idol. Kemudian, ada penampilan stand up komedi dari Tumming dan Abu.
“Di atas jembatan juga akan ditampilkan tarian kolosal, laser show, pesta kembang api hingga penampilan dua pasang atlet dansa peraih medali emas PON,” ujarnya.
Ia berharap, masyarakat bisa ikut berpartisipasi merayakan HUT Sulsel di CoI. “Ini bukan sekadar ulang tahun Pemprov Sulsel, tapi seluruh masyarakat Sulsel. Kalaupun ada kemacetan, kami harap masyarakat memaklumi. Seluruh elemen masyarakat, kami undang bergabung pada malam puncak acara HUT Sulsel,” imbuhnya.
Salah satu rangkaian HUT Sulsel, digelar pawai kendaraan hias yang diikuti seluruh SKPD dan pemerintah kabupaten/kota, BUMN, dan pihak swasta. Pawai kendaraan dilepas Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang bertempat di Jalan Hertasning Baru, Selasa (18/10).
Puluhan kendaraan hias tersebut menyusuri Jalan Hertasning dan finis di rumah jabatan gubernur Jalan Jenderal Sudirman Makassar.
Usai melepas kendaraan hias, Agus mengatakan, hampir semua kendaraan dari kabupaten dihias berdasarkan potensi hasil buminya. Hal ini diharapkan dapat lebih menggairahkan hasil produksi di kabupaten dan kota di Sulsel agar lebih mendukung program ekspor tiga kali lipat.
“Jadi, dalam rangka hari jadi Sulsel ini tentu kita berharap agar produksi pangan dari daerah kabupaten dan kota dapat mendukung dan meningkatkan ekspor tiga kali lipat yang dicanangkan oleh Pemprov Sulsel,” kata Agus. (rhm/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top