Dua Polisi Tertangkap Peras Pengedar Sabu – Berita Kota Makassar
Uncategorized

Dua Polisi Tertangkap Peras Pengedar Sabu

SELAYAR, BKM — Institusi kepolisian kembali tercoreng. Dua oknum anggotanya yang bertugas di Polres Selayar tertangkap tangan usai memeras seorang pengedar sabu.
Keduanya masing-masing Brigpol Andi Muhlis yang menjabat sebaga Bapolsek Pasimarannu, dan Brigpol Dahniar, anggota Polsek Bontosikuyu. Mereka diamankan tim Propam Polres Selayar yang memang sudah mengintai gerak geriknya.
Sebenarnya, pengungkapan kasus ini berlangsung Sabtu (15/10) lalu. Namun, baru kemarin terendus. BKM langsung melakukan konfirmasi ke Kapolres Selayar, AKBP Edy Tarigan. Ia membenarkan adanya penangkapan dua oknum polisi yang diduga memeras seorang pengedar narkoba.
Sebelum tertangkap, Brigpol Andi Muhlis menghubungi Brigpol Dahniar. Keduanya janjian untuk melakukan penangkapan terhadap pengedar narkoba di Benteng, ibu kota Kabupaten Selayar.
Mereka kemudian bersepakat untuk bertemu di Jalan KH Ahmad Dahlan pukul 10.00 Wita. Selanjutnya, dilakukan pengejaran terhadap seorang pengedar yang sudah menjadi target. Hasilnya, hanya dalam tempo dua jam, pengedar sabu tersebut berhasil diringkus.
Hanya saja, pelaku tak langsung digiring ke Mapolres Selayar untuk diproses hukum. Malah dibawa ke rumah salah seorang warga bernama Alimuddin.
Di rumah inilah praktik pemerasan terjadi. Kedua oknum polisi itu meminta pelaku untuk mengeluarkan uang yang ada di dalam sakunya. Ada uang senilai Rp5,5 juta dan satu saset sabu.
Rp5 juta kemudian diserahkan pelaku. Namun, Brigpol Muhlis meminta lagi Rp500 ribu dengan alasan untuk beli bensin. Setelah itu pelaku kemudian disuruh pergi tanpa diproses hukum.
”Saat itu pelaku bermohon agar dirinya tidak dibawa ke mapolres. Dia bilang, jangan bawa saya, Pak. Saya ini anak yatim,” kata Kapolres Selayar yang dihubungi melalui telepon selular, kemarin.
Merasa aksinya berhasil, kedua oknum polisi itu pun meluapkan kegembiraan dengan tertawa-tawa di dalam rumah Alimuddin. Mereka tak mengetahui kalau praktik ilegalnya terendus Propam Polres Selayar.
Keduanya baru tersadar ketika tidak lama berselang, tim Propam yang dipimpin Ipda Erwin Amran berdiri di depan pintu rumah Alimuddin. Mereka pun tak berkutik, karena di tangannya ditemukan barang bukti uang hasil pemerasan serta narkoba. Keduanya langsung dibawa ke mapolres untuk pemeriksaan lebih lanjut.
”Keduanya diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan tim Propam pada hari Sabtu (15/10) pukul 21.45 Wita. Mereka diduga melakukan pemerasan terhadap pelaku penyalahgunaan narkoba. Saat melakukan penangkapan, pelaku bukannya dibawa ke mapolres. Tapi malah membawanya masuk ke dalam rumah warga dan memintainya uang,” terang Edy Tarigan.
Dari hasil pemeriksaan polisi, Brigpol Dahniar membantah dirinya melakukan pemerasan. Sebaliknya, dia ingin membawa pelaku ke mapolres guna proses hukum lebih lanjut.
”Namun, Brigpol AM (Andi Muhlis) minta diberi Rp5 juta, ditambah Rp500 ribu untuk beli bensin. Menurut Brigpol Dahniar, pelaku yang tertangkap mengaku mendapatkan pasokan sabu dari seseorang bernama Lukman yang berada di Makassar,” jelas Edy Tarigan lagi.
Kedua oknum polisi yang tertangkap tangan memerasa itu masih menjalani pemeriksaan intensif di unit Propam Polres Selayar. Sementara pengedar sabu yang dilepaskan terus diburu. (ish/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top