Tertipu Dijanji PNS, Rp 50 Juta Melayang – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Tertipu Dijanji PNS, Rp 50 Juta Melayang

PAREPARE, BKM — Karyawan PDAM Parepare, La Ali mengaku tertipu oleh ulah Muh Adam senilai Rp 50 juta dengan iming-iming dijadikan PNS untuk kedua anak korban.

Ali kepada wartawan menjelaskan, kejadiannya berawal pada 27 November 2015 lalu. Pelaku akan menguruskan kedua anak kandung Ali bernama Isma Ali dan Adol Ali untuk diloloskan menjadi PNS. Korban mengenal pelaku dari rekan kerjanya sendiri karyawan PDAM, Ahmadi bersama istrinya, Ny Sri Wahyuni
Korban didatangi pelaku, Adam bersama Ahmadi dan istrinya di rumah korban Jalan Mappangara Jawijawi Kelurahan Lapadde Kecamatan Ujung Kota Parepare.
Pelaku meminta uang panjar senilai Rp 50 juta agar secepatnya kedua anaknya diloloskan sebagai PNS.
”Pelaku saya kenal dari teman kerja saya di PDAM bernama Ahmadi dan istrinya. Dari situlah saya diperkenalkan hingga pengurusan PNS untuk kedua anak saya. Saya percaya karena dia teman se kantor. Apalagi pelaku ada jaringanya ke BKN pusat untuk meloloskan anak saya jadi PNS,”tuturnya.
Saat itu, korban menyerahkan uang tunai sebesar Rp 50 juta kepada pelaku (Adam) disaksikan Ahmadi dan istrinya.” Uang saya serahkan ke pelaku Rp 50 juta November tahun 2015. Tapi sampai saat ini janji me-PNS-kan kedua anaknya tidak terkabul,” katanya.
Karena janji tinggal janji, akhirnya korban meminta uangnya dikembalikan. Tapi lagi-lagi tak berhasil. Merasa dipermainkan korban langsung melaporkan kasus ini ke Mapolres Parepare dengan No.LP.545/IX/2016/SPKT/20 September 2016 lalu.
”Sudah satu tahun uang belum dikembalikan, tidak ada juga niat baiknya, makanya saya laporkan ke polisi,”tuturnya sambil memperlihatkan laporan polisi dan bukti kuitansi senilai Rp 50 juta, yang ditulis Ahmadi dan ditandatangani Adam.
Korban saat ini masih menunggu proses penyidikan Polres Parepare atas laporannya tersebut.
Korban juga mengaku pelaku adalah warga Perumnas Wekke,e dan memiliki hubungan dekat dengan karyawan PDAM, Ahmadi. Bahkan saat penyerahan panjar pelaku dan Ahmadi bersama istrinya ikut hadir.
“Saya masih tunggu pemeriksaan lanjutan dari polisi terkait laporan saya,” tandas La Ali.
Kasat Reskrim Polres Parepare AKP Hery, membenarkan adanya Laporan dugaan penipuan dan penggelapan terkait kepengurusan PNS yang dijanjikan korban. Ali Pihaknya, masih melakukan penyelidikan terkait kasus penipuan ini dan segera ditindak lanjuti.
“Kami sudah terima laporan korban dan masih dalam proses penyelidikan, tunggu saja hasilnya,”tukasnya. (smr/C)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top