Headline

Kepala Ohara Dikubur Dekat Kandang Kambing

BARRU,BKM — Ali Sadikin alias Cambang, tersangka pembunuhan Muh Arti alias Ohara akhirnya ditangkap di Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (15/10). Saat ditangkap, Cambang sempat melawan polisi menggunakan badik. Polisi pun terpaksa menembak Cambang.

Dari pengakuan yang dikorek polisi, Cambang mengakui perbuatannya telah memenggal kepala Ohara beberapa waktu lalu. Kepala korban dikubur di dekat kandang kambing milik pelaku dengan kedalaman 50 cm. Sementara tubuh korban dikubur 200 meter dari kandang kambing.
Mendengar pengakuan ini, polisi langsung menggali lokasi tersebut. Polisi sempat beberapa kali menggali di sekitar kandang namun tak menemukan kepala.
Akhirnya, polisi melakukan video call dengan polisi yang menangkap Cambang di Balikpapan. Cambang pun menunjukkan lokasinya.
Setelah kepala Ohara ditemukan, polisi langsung membawa ke Polres Baru kemudian dilanjutkan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diidentifikasi.
Sementara itu, diketahui bahwa Polres Barru sudah sebulan mengejar keberadaan Cambang. Setelah melakukan kerjasama dengan Polda Kaltim, Cambang berhasil ditangkap. Polisi sebelumnya juga mengejar Cambang ke Papua dan Pulau Jawa.
Kasat Reskrim Polres Barru, AKP Nasri mengatakan, saat berada di Balikpapan, anggota tim sempat menyamar sebagai tukang ojek. Bahkan tempat tidur anggota terkadang di masjid untuk menguber lokasi persembunyian tersangka.
“Kami berhasil membekuk tersangka dengan cara melumpuhkan dengan timah panas karena karena melawan petugas. Anggota kami terpaksa menembak karena tersangka menyerang anggota dengan sebilah badik panjang,” kata Nasri.
Adik korban, Muhammad Yasin mengaku bersyukur atas penemuan kepala Kakaknya. Apalagi pihak kepolisian sudah berhasil membekuk tersangka.
“Meski kami sekeluarga sudah hampir satu bulan dirundung kesedihan atas terbunuhnya salah satu anggota keluarga, tetapi dengan penemuan kepala dan tertangkapnya tersangka membuat perasaan ini menjadi lega. Saya minta tersangka dihukum mati atas tindakannya membunuh kakak saya secara keji,” ujar Yasin.
Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan orang dari keluarga Ohara, Minggu (9/10) pekan lalu membakar rumah Cambang di Kelurahan Mallawa, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru.
Aksi beringas massa menyasar satu rumah dan dua kandang kambing di Dusun Mario-rio, Desa Nepo. Tak hanya itu, mereka kemudian melanjutkan aksinya dengan merusak rumah utama di Lingkungan Mallawa.
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes karena polisi lamban menangkap Cambang yang diduga sebagai pelaku.
Sekadar diketahui, Ohara diduga tewas dibunuh oleh Cambang sebulan yang lalu. Ia dibunuh dengan cara dimutilasi. Kepalanya dipenggal dan dikubur terpisah dengan badannya. (udi/maf/c)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top