Kecamatan Ujung Pandang Transparan di Retribusi Sampah – Berita Kota Makassar
Metro

Kecamatan Ujung Pandang Transparan di Retribusi Sampah

MAKASSAR, BKM — Kecamatan Ujung Pandang juga menyatakan siap mengikuti Program Jaksa Samboritta yang digagas Berita Kota Makassar, bekerjasama dengan Kejaksaan serta Pemerintah Kota Makassar.
Dalam program tersebut, Kecamatan Ujung Pandang akan memacu target perolehan retribusi sampah sebesar Rp850 juta secara transparan di masyarakat.
Pengawasannya-pun langsung dari tim TP4D agar penarikan retribusi sesuai prosedur hukum.
“Kecamatan Ujung Pandang merupakan wilayah yang kerap menjadi konsentrasi masyarakat Makassar, karena Ikon Makassar yaitu Pantai Losari berada di kecamatan ini. Hotel dan restoran pun cukup banyak. Dampaknya, produksi sampah yang besar. Maka dibuat posko cek point untuk armada kebersihan,” kata Zulkifly Nanda, Kepala kecamatan Ujung Pandang, Senin (17/10).
Zulkifly menerangkan, cek point yang berada di Jalan WR Supratman (pasar baru), berfungsi sebagai tempat pengecekan armada kebersihan sebelum melakukan pengangkutan sampah. Petugas akan memeriksa kondisi armada, bak armada hingga rute pengangkutan sampah. Cek point ini sebagai upaya untuk mengoptimalisasi pengelolaan persampahan karena tinggi produksi sampah di Kecamatan Ujung Pandang.
Produksi sampah mencapai 5-6 ton setiap hari. Volume sampah besar karena banyak usaha perhotelan dan restoran. Belum lagi produksi sampah di Pantai Losari. Masih soal pengelolaan persampahan, Zulkifly dan jajarannya berupaya untuk melakukan reduce sampah. Caranya, melalui pembentukan bank sampah di kelurahan. Setiap kelurahan diwajibkan membentuk lima bank sampah. Pihaknya pun tengah menjajaki pembentukan bank sampah hotel.
“Hotel kan banyak produksi sampah, seperti botol plastik. Jadi, OB bisa lakukan pemilahan sampah terlebih dahulu. Kita uji coba di Kelurahan Pisang Selatan dahulu,” katanya.
Kecamatan Ujung Pandang juga ditetapkan sebagai wilayah dengan target tertinggi dalam retribusi sampah. Zulkifly optimis target akan tercapai dalam waktu yang tersisa ini. (jun/war/c)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top