Jembatan Tello Ditender Akhir Tahun – Berita Kota Makassar
Metro

Jembatan Tello Ditender Akhir Tahun

MAKASSAR, BKM– Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VI berencana kembali mengerjakan proyek pelebaran jembatan Sungai Tello yang sempat bermasalah.
Menurut Kepala Satuan Kerja (Satker) Jalan Metropolitan, Rahman Jamil, pihaknya akan kembali membuka proses tender atau lelang untuk proyek tersebut sekitar akhir tahun ini.
“Yah, kami akan membuka lelang untuk pengerjaan pelebaran Jembatan Sungai Tello,” kata Rahman kepada BKM, Minggu (16/10).
Dia melanjutkan, rencananya proses pengerjaan proyek tersebut akan dilakukan awal tahun 2017 mendatang.
Usai diperoleh pemenang tender nantinya, langsung akan dilakukan penandatanganan kontrak dan dilakukan persiapan pengerjaan, mengingat akhir tahun sudah dekat.
Terkait penganggaran proyek tersebut, Rahman mengatakan, tetap dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2017. Dia belum bisa mematok nilai anggarannya, namun gambaran yang diberikan masih sekitar Rp5 miliar, sama dengan penganggaran sebelumnya.
Namun, kata Rahman, dia mengusulkan agar nilainya bisa dilebihkan mengingat metode pelaksanaan pelebaran jembatannya cukup rumit. Pasalnya, ada aktifitas pembongkaran jembatan lama. Selain itu, kontraktor yang menang tender juga harus punya strategi khusus dalam memancang tiang jembatan. Karena itu, Rahman menekankan, bagi perusahaan yang nantinya mengerjakan proyek itu, menggunakan sheet pile untuk proses pembendungan air di dasar jembatan.
Seperti diketahui, PT Galih Medan Persada, kontraktor yang seharusnya melaksanakan pengerjaan pelebaran jembatan pada penganggaran lalu gagal melaksanakan tugasnya karena tak mampu membendung air Sungai Tello. Untuk menghalangi air, kontraktor tersebut, kontraktirnya hanya memakai tumpukan karung pasir. Hasilnya, air tetap masuk hingga membuat pieer jembatan tak bisa diselesaikan dan berimbas pada diputusnya kontrak sebab tak mampu selasai tepat waktu.
“Kami akan betul-betul menyeleksi kontraktor yang akan dimenangkan. Minimal, kontraktor yang memenangkan proyek harus punya pengalaman mengerjakan proyek serupa,” ungkap Rahman.
Metode sheet pile memang butuh biaya besar dibandingkan bendung trandisional.
Rahman menambahkan, jika pieer jembatan mampu dikerjakan cepat, maka perampungan jembatan tak butuh lama. Balok dan rangka jembatan yang akan dipasang, semua sudah selesai dipesan.
Lebih jauh kata Rahman, proses tender belum dilakukan. Kita masih melakukan penyusunan dan pemaketan daftar kegiatan fisik, termasuk pembangunan jembatan Tello.
Sementara itu, Sekprov Sulsel, Abdul Latif mewanti-wanti balai besar memperhatikan Jembatan Tello. Saat baru putus kontrak, jembatan ini jadi perhatian semua pihak. Makanya, ia tidak mau pekerjaan jembatan ini kembali gagal. (rhm-ucu/war/b)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top