Hukuman Kebiri Beri Efek Jera ? – Berita Kota Makassar
Kriminal

Hukuman Kebiri Beri Efek Jera ?

BKM/IST Muh Amin Tasrief

RENCANA pemerintah untuk mengeluarkan peraturan mengebiri pelaku kekerasan seksual tidak bisa sepihak dari pemerintah. Jika kemudian menjadi hukum positif bagi pelaku kejahatan seksual, namun harus melihat berbagai sudut pandang keilmuan.
Seperti yang diungkapkan pengacara, Muh Amin Tasrief bahwa pelaku kekerasan seksual ini tidak saja hanya dilakukan oleh orang dewasa. Namun faktanya kejahatan ini juga dilakukan oleh anak-anak dibawah umur. Sehingga kata Amin, hal ini yang menimbulkan perdebatan dari berbagai pihak soal bagaimana hukuman yang pantas dan besaran hukuman maksimal dalam pemidanaan anak-anak.
Sejumlah negara telah melaksanakan hukuman kebiri bagi pelaku fedofilia. Namun, bolehkah hukuman kebiri ini diberlakukan?. Tentunya harus mengkaji ulang hukuman ini dari segi manfaat dan efek sosial yang ditimbulkan bagi pelaku
“Hukuman kebiri atau kastrasi tidak akan memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan seksual karena, yang sakit adalah jiwanya. Jadi hukuman seperti ini harus lebih dikaji lagi,” ujar Amin Tasrief, Minggu (16/10).
Menurut dia, jika efek jera yang dicari maka dapat dilakukan dengan memaksimalkan hukuman yang sudah berlaku pada saat ini. Dalam Undang-Undang No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, hukuman maksimal bagi pelaku pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur adalah 15 tahun penjara dan denda sekitar Rp 60.000.000 – Rp.300.000.000.
“Kalau hukuman ini diberlakukan, saya meyakini tidak akan menimbulkan efek jera, tapi justru akan menimbulkan persoalan baru di masyarakat,” pungkasnya.
Sehingga kata dia sebaiknya pemerintah, harus bisa melihat persoalan ini dari berbagai aspek. Jangan hanya karena ingin memberikan efek jera terhadap pelaku pedofilia, lantas tidak melihat dampaknya. Sebab Indonesia adalah Negara Pancasila, dimana hak-hak bangsa sangat dijunjung tinggi. “Jangan sampai ini menimbulkan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM),” kilahnya. (mat-drw)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top