Sulselbar

Penghubung Tersangka, 18 JCH Filipina Diperiksa Polisi

BARRU, BKM — Penghubung dari salah satu travel yang memberangkatkan para Jamaah Calon Haji (JCH) melalui Filipina H Mahmud resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Bareskrim Polri.
Sementara 18 JCH asal Kabupaten Barru, Rabu (12/10) sore hingga malam hari diperiksa intesif tim penyidik Bareskrim Polri di Polres Barru.
Tim penyidik Bareskrim dipimpin AKBP Ardianto Tejo Baskoro bersama dua anggotanya melakukan pemeriksaann secara maraton kepada para korban.
Salah seorang JCH Filipina asal Kecamatan Barru Usman membenarkan jika dirinya bersama seorang putrinya telah dimintai keterangan oleh penyidik Bareskrim.
“Penyidik mempertanyaan kepada saya seperti nama lengkap, alamat tempat tinggal, waktu pemberangkatan ke Filipina dan beberapa keterangan lainnya,” beber Usman.
Usman tak menampik jika penyidik ikut menanyakan jumlah ONH yang disetor ke H Mahmud mencapai Rp 300 juta lebih untuk dua orang.
“Apa yang menimpa kami bersama keluarga mungkin sudah takdir. Beginilah resikonya kalau mau menempuh cara yang cepat, namun nasib berkata lain. Tetapi semua proses hukum diserahkan ke pihak kepolisian,” pungkasnya.
Ketua Tim Penyidik Bareskrim AKBP Ardianto Tejo Baskoro yang berusaha dikonfirmasi mengakui tak berwenang memberikan keterangan yang bersifat subtansial, karena hal ini merupakan kewenangan Direktur Bareskrim.
“Kami memeriksa disini mulai hari Rabu-Kamis diusahakan ke 18 calon haji yang gagal ke Mekkah itu diperiksan,” jelas Ardianto .
Kapolres Barru AKBP Minarto yang dihubungi membenarkan adanya tim Mabes Polri yang memeriksa para saksi dari JCH asal Barru. Keterangan saksi itu diambil hanya untuk melengkapi berkas pemeriksaan para tersangka. Minarto mengakui H Mahmud telah ditetapkan sebagai tersangka.
“Cuma saya belum tahu keberadaan tersangka. Apakah sudah ditahan atau bagaimana. Untuk keberadaan H Mahmud saya tidak tahu karena masalah ini lagi ditangani Mabes Polri,” tukas Minarto (udi/C)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top