Penadah Hasil Curian Dibekuk, 15 Motor Disita – Berita Kota Makassar
Headline

Penadah Hasil Curian Dibekuk, 15 Motor Disita

MAKASSAR, BKM — Syarifuddin Dg Sewang (59), warga Limbung, Kabupaten Gowa dibekuk aparat Polsek Rappocini. Selama ini ia menjadi penadah motor hasil curian. Dari kediamannya, disita 15 motor aneka jenis.
Penangkapan Syarifuddin dilakukan Tim Khusus dan Resmob Polsek Rappocini, berdasarkan laporan korban nomor LP 1470/X/ 2016 Sek. Rappocini, tertanggal 7 Oktober 2016. Laporan ini ditindaklanjuti polisi, hingga terungkap aktivitas ilegal Syarifuddin yang selama ini menadah motor hasil curian dari pelaku yang beraksi di Makassar.
Kapolsek Rappocini, Kompol Muari menjelaskan, korban yang melapor kehilangan motornya bernama Ridwan (32). Saat itu kendaraan roda dua tersebut diparkir di teras rumah mertuanya Jalan Wijaya Kusuma, Kompleks Kesehatan Banta-bantaeng.
”Motor ditinggalkan dalam keadaan terkunci leher. Setelah itu korban masuk ke dalam rumah. Kunci kontak motor diletakkan korban di atas meja makan dan selanjutnya pergi tidur. Ketika terbangun, motornya sudah tidak ada,” terang Muari, Kamis (13/10).
Peristiwa tersebut terjadi 10 September 2016 lalu. Belakangan diketahui pelaku pencurian motor bernama Bayu. Selanjutnya motor hasil curiannya dijual ke Asra Dg Ngai (33), seorang ibu rumah tangga, warga Banta-bantaeng yang merupakan tetangga mertua korban.
”Bayu ini yang pertama diamankan. Dari dia muncul nama Asra, seorang ibu rumah tangga yang membeli motor hasil curiannya. Dari proses pengembangan, terkuak jika Syarifuddin merupakan spesialis penadah motor curian,” jelas Muari.
Penangkapan terhadap komplotan curanmor dan penadahnya ini dilakukan saat Tim Khusus Polsek Rappocini menerima informasi, jika tersangka Bayu berada di kediamannya. Tim langsung bergegas ke lokasi yang dimaksud dan memblokade kediaman tersangka. Tersangka berhasil dibekuk tanpa perlawanan, dan selanjutnya digiring ke Mapolsek Rappocini, Selasa (11/10).
”Kita langsung lakukan proses penyidikan. Tersangka mengakui jika dia yang memetik motor milik Ridwan. Selanjutnya motor tersebut digadai tersangka Bayu ke Asra Dg Ngai senilai Rp3 juta,” terang Muari lagi.
Pengakuan tersangka ini langsung dikembangkan. Tim khusus bergegas melakukan penangkapan terhadap Asra. Ia diciduk bersama barang bukti motor milik korban Ridwan. Selanjutnya digelandang ke Mapolsek Rappocini untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Saat diinterogasi, ibu rumah tangga ini mengakui jika motor Yamaha M3 warna hitam yang dipegangnya, digadai oleh tersangka Bayu.
”Bayu yang menggadai motor itu kepada saya. Saat itu Bayu datang ke rumah saya karena mau menggadaikan motor. Dia minta uang Rp3 juta. Saya berikan uang itu ke Bayu. Selanjutnya motor itu saya jual Rp3,8 juta ke Syarifuddin,” terang Asra.
Tak menunggu lama, Tim Khusus Polsek Rappocini langsung mengembangkan ‘nyanyian’ Asra. Polisi bergerak ke kediaman Syarifuddin di Limbung, Gowa.
Dari hasil penggerebekan, polisi menemukan 15 unit motor yang berada di rumah Syarifuddin. Kendaraan tersebut kemudian dibawa ke Mapolsek Rappocini bersama penadahnya.
Kepada polisi yang memeriksanya, Syarifuddin mengaku menjadi penadah motor curian dari sejumlah pelaku curanmor. ”Sejauh ini tersangka mengakui menjadi penadah motor hasil curian. Kami masih melakukan pengembangan, untuk mengetahui pelaku curanmor yang menjual motor curiannya ke Syarifuddin. Identitas pelaku sudah kami kantongi,” terang Muari.
Kapolsek meminta kepada masyarakat yang kehilangan sepeda motornya, untuk datang ke Mapolsek Rappocini melihat 15 motor yang telah diamankan dari tangan Syarifuddin. Pemilik diharap membawa berkas surat kepemilikan motornya, seperti STNK, BPKB atau SKB (Surat Bukti Kredit) untuk dicocokkan dengan kendaraan yang disita. (ish/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top