Headline

Calon Polisi Tertipu Calo Rp200 Juta

JENEPONTO, BKM — Calo polisi kembali beraksi di Kabupaten Jeneponto. Seorang korbannya mengaku tertipu hingga Rp200 juta.
Hj Nurhayati, orang tua calon polisi itu melaporkan Achmad Tahir Ratu ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Jeneponto, Kamis (13/10). Laporan warga jalan raya Allu, Kelurahan Benteng, Kecamatan Bangkala ini diterima polisi untuk ditindaklanjuti.
Peristiwa tak disangka-sangka terjadi ketika Nurhayati melapor ke polisi. Saat meliput korban yang melapor, tiba-tiba saja seorang wartawan televisi swasta nasional menjadi sasaran pemukulan. Pelakunya seorang pria yang mengaku sebagai pengacara calo polisi yang dilaporkan.
”Waktu melapor, ada dua wartawan televisi yang meliput. Ada yang dari Metro TV, satunya lagi dari TVRI. Tiba-tiba datang seseorang yang mengaku pengacara calo polisi bernama Upa Labohari, tinggal di Jakarta. Dia melarang saya diwawancarai dan langsung memukul wartawan Metro TV menggunakan botol air mineral hingga perutnya lebam. Wartawan yang lain langsung melerai,” terang Nurhayati yang ditemui di depan ruang Kasat Reskrim Polres Jeneponto, kemarin.
Menurut Nurhayati, pelaku pemukulan juga mengancam wartawan. ”Kalau kamu liput, tunggu akibatnya. Saya akan cari kamu sampai dapat. Saya ini orang Jakarta. Saya akan lapor ke pimpinan kamu di Jakarta,” jelas ibu yang berprofesi sebagai pedagang itu menirukan ancaman pelaku.
Sulaeman Nai yang menjadi korban pemukulan telah melaporkan kasus ini ke Polres Jeneponto. Selanjutnya ke RSUD Lanto Dg Pasewang untuk dilakukan visum.
”Dia mengaku pengacara calo calon polisi. Namanya Upa Labohari. Selain memukul, juga mengancam saya. Makanya saya lapor ke polisi untuk mendapatkan perlindungan,” terang Sulaeman.
Kepala SPK Polres Jeneponto, Ipda Muh Amin yang dikonfirmasi, mengaku sudah menerima laporan Sulaeman dalam kasus pemukulan. Laporan polisnya: B/401/X/2016/SPKT. ”Laporannya segera diteruskan ke Kasat Reskrim untuk diproses,” ujarnya. (krk/rus/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top