Adnan Ajak HIPMI ‘Uangkan’ Eceng Gondok – Berita Kota Makassar
Gojentakmapan

Adnan Ajak HIPMI ‘Uangkan’ Eceng Gondok

BKM/SAR IDE -- Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menyampaikan idenya kepada Ketua BPC HIPMI Gowa, Muh Omar Sahar untuk pemgembangan eceng gondok serta bunga crisant.

GOWA, BKM — Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, mulai mencari solusi dengan semakin menjamurnya eceng gondok di permukaan sungai Jeneberang maupun danau Mawang dan kanal-kanal di Sungguminasa maupun luar kota. Bupati termuda di KTI ini pun menggagas untuk ‘menguangkan’ tanaman liar ini.
Adnan pun meminta jajaran pengusaha yang tergabung dalam HIPMI Gowa maupun Badan Keswadayaan Masyarakat di bawah naungan PNPM Mandiri Perkotaan, Dekranasda, serta Dinas Perindag untuk memanfaatkan peluang usaha bagi masyarakat dengan bahan utama eceng gondok tersebut. Sendal hotel pun menjadi ide cemerlang putra H Ichsan Yasin Limpo, mantan Bupati Gowa ke 9 ini. Tentang maksud itu, Adnan pun mengaku sudah menjajak kerjasama dengan pihak PHRI (Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia).
”Saya sudah bicara dengan pihak perhotelan melalui PHRI. Pihak PHRI setuju untuk beli sendal hotel yang dibuat dari eceng gondok. Jika itu sudah ada, maka barulah kita lakukan kontrak kerjasama resmi dengan hotel-hotel baik yang ada di Makassar maupun di Gowa. Ini peluang besar bagi masyarakat Gowa. Jika kita kembangkan eceng gondok maka ada dua manfaat sekaligus. Pertama tumbuhan liar ini dapat kita bersihkan di atas sungai-sungai, kedua eceng gondok yang sudah diolah bisa mendatangkan uang atau penghasilan bagi masyarakat. Olehnya itu, saya ajak semua stakeholder untuk melakoni ini khususnya HIPMI agar bisa melakukan pengembangan kewirausahaan bagi masyarakat,” kata Adnan saat launching Rumah Belajar Industri Kecil Lasiajariki di kelurahan Mawang, beberapa hari lalu.
Di hadapan para pengrajin usaha Industri Kecil Menengah (IKM), Adnan menantang para pengrajin untuk mempersiapkan tenaga dan idenya. ”Saya tantang para perajin untuk menunjukkan kreativitasnya dibidang industri kecil. Mari perangi eceng gondok dan jadikan tumbuhan itu menjadi uang,” kata Adnan.
Adnan pun berpesan kepada Ketua KSM Rubik Lasiajariki, Nurliah Ruma yang juga Korkot 6 Wilayah Gowa-Maros PNPM Mandiri Perkotaan agar proaktif bekerjasama dengan Dinas Lerindag agar melakukan penyuluhan ke masyarakat dejat darrah aliran sungai, agar bisa memanfaatkan tumbuhan eceng gondok ini untuk diolah menjadi sendal hotel.
Bukan hanya soal eceng gondok yang diminta Bupati Gowa sasaran peningkatan ekonomi dan peluang usaha bagi masyarakat tapi juga pengembangan tanaman hias atau bunga crisant yang saat ini jadi ikon kota bunga Malino. Saat ini, tanaman bunga crisant yang dikelola di kebun pribadi Hj Mufidah JK dari luasan yang ada baru bisa memenuhi ekspor crisant ke luar negeri dengan bunga cantik cridant dari 6.000 hektare per minggunya.
”Permintaan bunga crisant di mancanegara sangat besar. Sementara kemampuan tanaman crisant di Malino masih sangat kurang. Makanya saya imbau masyarakat pengusaha bunga untuk bisa turut mengembangkan crisant ini agar bisa menyuplai kebun ibu JK untuk diekspor ke luar negeri,” jelas Adnan. (sar/mir)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top