Rubik Diharapkan Buka Peluang Usaha – Berita Kota Makassar
Gojentakmapan

Rubik Diharapkan Buka Peluang Usaha

BKM/SAR KARYA -- Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan berbincang dengan Ketua BPC HIPMI Gowa, Omar Sahar dan Korkot Wilayah 6 PNPM Mandiri Perkotaan Kabupaten Gowa, Nurliah Ruma saat meninjau hasil karya sejumlah KSM di sela launching Rubik KSM Lassiajariki.

GOWA, BKM — Rumah Belajar Industri Kecil (Rubik) yang digebrak Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Lassiajariki resmi dilaunching pelaksanaannya oleh Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan. Launching dilakukan di pelataran cafe Lotus, Kelurahan Mawang, Kecamatan Somba Opu, Gowa, Selasa (11/10) siang.
Bupati Adnan Purichta Ichsan disela launching yang turut dihadiri Ketua DPRD Gowa, H Ansar Zaenal Bate, Ketua BPC HIPMI Gowa, Muh Omar Sahar, pimpinan Bank Sulselbar, para camat, lurah dan kepala lingkungan se Kecamatan Somba Opu, menegaskan agar pelaksanaan Rubik yang diagenda dua bulan berjalan, yakni September dan Oktober dapat memotivasi tumbuhnya usaha industri rumahan di tengah masyarakat.
Adnan mengatakan, sebuah gagasan tidak bisa diukur hanya dengan uang semata. Tapi diukur dari niat baik yang melahirkan pemikiran dan mampu diaplikasikan dengan baik. ”Launcing Rubik ini merupakan satu kegiatan yang cukup baik dan perlu diapreasiasi. Terimakasih kepada pihak Bank Sulselbar karena telah menjawabnya dengan memberikan CSR senilai Rp50 juta. Kami berharap bantuan CSR ini bisa lebih besar lagi ke depannya,” katanya.
Sementara itu, Ketua Rubik KSM Lassiajariki, Nurliah Ruma didampingi Penanggungjawab Rubik, Abd Azis Tola, mengatakan, Rubik yang lahir dikolaborasi ide antara Tim Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) di Gowa dengan Kadis Perindag Gowa, Taufik Mursad ini adalah salah satu indikator pendampingan di masyarakat guna penguatan ekonomi masyarakat melalui dana bergulir ke KSM.
Secara umum jelas Nurliah Ruma yang juga Korkot 6 Wilayah Gowa-Maros PNPM Mandiri Perkotaan, maksud kegiatan Rubik ini untuk memberikan keterampilan dan pengetahuan wirausaha kepada masyarakat agar mempunyai keahlian yang memadai untuk dapat meningkatkan kesejahteraannya. Tujuannya untuk melatih masyarakat agar mampu mendirikan home industri, melatih masyarakat memiliki kompetensi kewirausahaan, dapat memanfaatkan sumber daya alam serta mampu melahirkan sentra-sentra industri di setiap kecamatan hingga menjadikan sentra industri andalan di Gowa. (sar/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top