Pembakar DPRD Gowa Sempat Jalan-jalan di Kendari – Berita Kota Makassar
Headline

Pembakar DPRD Gowa Sempat Jalan-jalan di Kendari

MAKASSAR, BKM — Dua eksekutor pada pembakaran gedung DPRD Gowa berhasil ditangkap tim gabungan Polres Gowa dan Polda Sulsel. Mereka masing-masing Iksan Dg Tika dan Ridwan Dg Limpo. Keduanya warga Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa.
Penangkapan kedua tersangka berdasarkan hasil pengembangan yang dilakukan tim khusus Polda Sulsel. Sebelumnya mereka melakukan pengintaian terhadap Syamsuddin, salah seorang keluarga tersangka. Syamsuddin bekerja sebagai security salah satu mall di Makassar.
Dari keterangan Syamsuddin, keberadaan kedua tersangka berhasil diketahui. Mereka disebutkan telah kabur meninggalkan Sulawesi Selatan dan berada di Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara.
”Awalnya Syamsuddin yang diamankan. Tim khusus menaruh curiga terhadap Syamsuddin yang juga keluarga tersangka. Saat diinterogasi, Syamsuddin mengaku dia yang mengarahkan kedua tersangka untuk bersembunyi di rumah keluarganya di Sulawesi Tenggara,” jelas Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Frans Barung Mangera saat memberi keterangan pers di Mapolda, Rabu (12/10).
Dari keterangan Syamsuddin, diketahui jika Iksan dan Ridwan bermukim di Desa Kalo, Kecamatan Pakkue Utara, Kolaka Utara. Sebelum ke tempat ini, mereka bahkan sempat berjalan-jalan menikmati kota Kendari.
Tak menunggu lama, Tim Khusus Polda Sulsel langsung bergegas dan melakukan pengejaran terhadap kedua tersangka. Benar saja, mereka berada di lokasi yang disebutkan Syamsuddin. Keduanya langsung ditangkap tanpa memberikan perlawanan. Dengan menggunakan pesawat, polisi menerbangkan keduanya ke Makassar untuk proses hukum lebih lanjut.
Kepada polisi yang memeriksanya di Mapolda Sulsel, kemarin, tersangka mengakui jika dirinya yang mengumpulkan massa. Ia juga yang mengambil bensin lalu menyiramkan dan membakar gedung DPRD Gowa.
“Tersangka Ridwan yang mengambil bensin lalu menyiramkannya. Selanjutnya dibakar oleh tersangka yang telah diamankan sebelumnya. Sementara tersangka Iksan berperan mengerahkan massa, lalu bersama-sama menggelar aksi unjuk rasa.,’ terang Frans Barung.
Atas perbuatannya, tersangka terancam pasal 187, junto 55, 56 yang secara bersama-sama melakukan kejahatan. ”Kedua tersangka terancam kurungan 5 tahun lebih,” pungkas Frans Barung.
Sebelumnya, tim gabungan telah meringkus 10 orang tersangka dalam kasus ini. Dari jumlah itu, lima diantaranya telah diserahkan berkasnya ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel.
Satu tersangka yang merupakan anak di bawah umur, dititip di Yayasan Toddopoli untuk diberi pembinaan.
Terpisah, Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan yang dikonfirmasi, kemarin siang mengatakan hingga kini Polres bekerja sama Polda Sulsel terus melakukan pengembangan. Terkait dua orang terduga pelaku utama yang ditangkap Rabu dinihari, langsung diambilalih Polda dan menjalani pemeriksaan terkait keterlibatannya dalam kasus pembakaran gedung DPRD Gowa. (ish-sar/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top