Sulselbar

Butuh Dua Ribu Hektar Untuk Swasembada Pangan

SINJAI, BKM — Memasuki musim tanam Oktober-Maret 2017, Pemkab Sinjai butuh dua ribu hektar tanah untuk ditanami jagung hibrida dalam rangka mewujudkan Indonesia swasembada pangan.
Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Hortikultura Kabupaten Sinjai, Ir Jamil kepada BKM di kantornya, Selasa (11/10) mengatakan hingga kini luas lahan khusus pengembangan jagung hibrida yang terdata seluas 1.671 hektar dari dua ribu target yang ditetapkan.
Dia merinci, untuk kecamatan Sinjai Utara luas lahan yang tersedia seluas 80 hektar, Sinjai Selatan 163 hektar, Sinjai Tengah 117 hektar, Sinjai Borong 215 hektar, Tellulimpoe 575 hektar dan bulupoddo 305 hektar.
“Jadi data ini masih sementara dan kita lakukan verifikasi apakah lahan tersebut betul-betul ril atau tidak, sembari menambah lahan lainnya untuk mencapai target,” jelasnya.
Untuk itu pihaknya melakukan kerajasama dengan seluruh kapolsek, petugas pertanian kecamatan dan kordinator penyuluh kecamatan untuk melakukan verifikasi terhadap lahan tersebut.
Menurut Jamil, pengembangan jagung hibrida di lahan khusus ini diarahkan pada lahan petani yang selama ini belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah.
Bantuan yang disiapkan kepada petani perorangan maupun petani kelompok yakni pupuk, benih, handtarktor, obat-obatan pengendalian hama penyakit, alat pengering dan bantuan lainnya.
“Berapapun luasnya, akan kita data dan berikan bantuan sepanjang lahan itu ada,” katanya. (din/D)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top