193 Lembaga Non Formal Dikucur Bantuan – Berita Kota Makassar
Sulselbar

193 Lembaga Non Formal Dikucur Bantuan

KUNJUNGI SIDRAP -- Dirjen Pembinaan Kursus dan Pelatihan Kemendikbud RI, Yusuf Muhyiddin berkunjung ke Sidrap dalam program percontohan GIK dan Pameran Hasil Karya Lembaga Kursus dan Pelatihan di Aula SKPD, Rabu, (12/10).

SIDRAP, BKM — Sebanyak 193 lembaga pendidikan norn formal di Sulawesi Selatan (Sulsel) mendapatkan bantuan kursus dan pelatihan, termasuk Kabupaten Sidrap. Di Sidrap sendiri, ada 47 lembaga penerima manfaat dikucur bantuan itu dari Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (Ditjen PAUD-DIKMAS).
Dirjen Pembinaan Kursus dan Pelatihan Kemendikbud RI, Yusuf Muhyiddin saat berkunjung ke Sidrap dalam program Gerakan Indonesia Kompeten (GIK) dan Pameran Hasil Karya Lembaga Kursus dan Pelatihan di Aula SKPD, Rabu (12/10)
mengatakan penunjukan Sidrap sebagai salah satu daerah percontohan GIK di Indonesia dikarenakan Bumi Nene Mallomo ini memiliki potensi yang luar biasa untuk dikebangkan melalui masyarakat yang telah memiliki kompetensi.
Dalam menyiapkan tenaga terampil untuk Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), kata Yusuf pihaknya memiliki program terobosan yang dilaksanakan tahun ini, salah satunya Gerakan Indonesia Kompeten.
Gerakan ini di antaranya mencakup kegiatan pameran kursus dan pelatihan, uji kompetensi massal seperti Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK), maupun Pendidikan Kecakapan Wirausaha.
Menurutnya, banyak anak sekolah atau lulusan sekolah yang saat ini belum memiliki kompetensi, maka dari itu mereka perlu mendapatkan kursus maupun pelatihan untuk bisa bekerja dan berwirausaha.
Sekkab Sidrap, H Ruslan mengatakan menyambut baik kepercayaan Kemendikbud atas ditunjuknya Sidrap sebagai daerah percontohan GIK di Indonesia.
Hal itu, katanya, akan menjadi sumber motivasi untuk terus bekerja dalam meningkatkan kinerja kursus dan pelatihan masyarakat sebagai salah satu strategi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat.
Ruslan menceritakan, bahwa pemerintah daerah pada tahun 2015 lalu melalui Dinas Pendidikan (Disdik) juga telah mencanangkan budaya literasi, dimana hal tersebut juga mendapatkan apresiasi dari Kemendikbud dan menjadikan Sidrap sebagai percontohan budaya literasi.
Secara keseluruhan, katanya sejauh ini bupati Sidrap, H Rusdi Masse terus membuat yang terbaik untuk kesejahteraan masyarakat. “Alhamdulillah, melalui kegiatan kursus dan pelatihan di daerah ini telah mampu memberikan kecakapan hidup bagi masyarakat berupa keahlian dan keterampilan khusus, dan hal ini berkontribusi pada pembukaan lapangan kerja baru,” ungkapnya.
Untuk itu, lanjut Ruslan upaya pengembangan konpetensi wirausaha masyarakat melalui Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) di daerah ini diharapkan akan mendapatkan dukungan sinergitas dan kerjasama dari semua pihak, terutama dari Dirjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud RI.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sidrap Nur Kanaah melalui Kabid Pendidikan Luar Sekolah (PLS), Muh Nur mengatakan, kegiatan yang diikuti sekitar 517 peserta dari 38 lembaga yang ada di Sidrap.
Adapun tujuannya, untuk mengajak dan memberikan motivasi kepada masyarakat Sidrap untuk mengikuti program kursus dan pelatihan. Selain itu, juga menciptakan tenaga kerja yang kompeten, produktif dan berkarakter, serta mampu bersaing diera MEA. Kemudian melakukan promosi program kepada dunia usaha dan dunia industri (Dudi). (ady/C)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top