Sulselbar

SMAN 1 Pasangkayu Kembalikan Pungutan Ijazah

PASANGKAYU, BKM — Atas saran dan arahan jajaran Ombudsman Perwakilan Sulawesi Barat, SMA Negeri 1 Pasangkayu melakukan pengembalian dana pungutan pengambilan ijazah kepada alumninya. Pengembalian ini dilakukan pada Senin (11/10). Sekitar 80 orang dari 306 orang alumni SMAN 1 Pasangkayu yang telanjur menyetor uang pengambilan ijazah senilai Rp100.000 per orang, menerima pengembalian dari pihak SMA Negeri 1 Pasangkayu.
Namun demikian, pihak SMAN 1 Pasangkayu hanya mengembalikan Rp78.000. Karena Rp22.000 telah digunakan untuk biaya penulisan ijazah dan biaya fotocopi. Pihak ombudsman masih mentolerir pungutan itu dengan catatan 226 orang alumni yang belum melakukan pengambilan ijazah karena adanya beban biaya harus digratiskan.
Sebelumnya, jajaran Ombudsman Perwakilan Sulbar melakukan pemeriksaan terhadap kepala SMA Negeri 1 Pasangkayu, atas laporan pungutan pengambilan ijazah yang dilakukan pihak sekolah. Hasil klarifikasi dan pemeriksaan tersebut, Ombudsman menyarankan pihak SMA Negeri 1 Pasangkayu melakukan pengembalian dan membebaskan alumni dari biaya pengambilan ijazah. Karena tidak memiliki kekuatan hukum yang jelas.
”Baru hari ini, Senin (11/10) kami mengundang semua orangtua alumni untuk hadir dalam pengembalian uang pengambilan ijazah yang pernah dipungut pihak sekolah. Kami juga akan mengeluarkan imbauan secara tertulis, agar semua alumni SMA Negeri 1 Pasangkayu yang belum mengambil ijazahnya, segera datang ke sekolah untuk pengambilan ijazah tanpa dipungut biaya,” ungkap Arman, Kepala SMAN 1 Pasangkayu.
Ditambahkan, selaku kepala sekolah kasus ini akan menjadi pelajaran berharga baginya. Semoga tidak terulang kembali. Kami juga berharap Dinas Pendidikan Provinsi Sulbar memberikan subsidi khusus untuk honor penulisan ijazah. Karena selama ini pihak sekolah hanya memberikan blanko ijazah kosong. (ala/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top