Sulselbar

Masih Ada 550.000 Jiwa Belum Masuk JKN

MAMUJU, BKM — Upaya pengembangan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara menyeluruh (universal coverage) terus dilaksanakan pemerintah bersama lembaga terkait, seperi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Saat ini Sulbar masih memiliki sekitar 550.000 jiwa yang belum terdaftar sebagai peserta JKN.
Untuk itu, Pemprov Sulbar akan berupaya mengikutkan JKN penduduk Sulbar yang sampai hari ini belum menjadi peserta. Terkait hal tersebut, Kanwil BPJS Sulbar, Dra Hj Hartati Rahim pada acara talkshow yang digelar dinas kesehatan Sulbar di salah satu stasiun radio di Mamuju, Senin (10/10), menguraikan, sejak 1 Januari 2014 pihak BPJS telah bekerjasama dengan pihak Pemkab dalam kepesertaan BPJS bagi fakir miskin.
Dan program tersebut masih berlangsung sampai sekarang. ”Kami berharap kepada masyaralat yang memiliki data orang miskin untuk melaporkan ke kelurahan. Kepesertaan orang miskin dalam JKN-BPJS kami sudah mulai sejak 1 Januari 2014. Khususnya untuk kabupaten Mamuju. Dan tentu kami sangat nendukung program Pemprov yang akan memasukkan warga yang belum menjadi peserta JKN pada 1 Januari 2017,” ujar Hartati.
Terkait keluhan masyarakat atas masalah yang biasa dihadapi ketika mnggunakan BPJS kesehatan, seperti ketidaktersediaan obat di rumah sakit. Hal ini kami sampaikan, kami kerap mendapatkan keluhan dari masyarakat tentang ketidaktersediaan obat di rumah sakit, serta tidak digunakannya resep obat yang ditanggung BPJS bagi dokter ahli,” imbuh Hartati.
Terkait mekanisme pembayaran yang dilakukan BPJS selama ini kerap juga menjadi sorotan masyarakat, Hartati mengatakan, mekanisme pembayaran biaya pengobatan masyarakat peserta BPJS Kesehatan berdasarkan sistem paket, mulai dari biaya rawat inap, makan minum, dan pembelian obat-obatan.
”Dalam hal pembayaran yang dilakukan BPJS itu, pembayarannya sistem paket. Pihak rumah sakit tidak bisa menagih atau meminta bayaran tersebut. Karena BPJS sudah membayarnya ke rumah sakit,” pungkasnya. (ala/mir/c)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top