Metro

Komite Adukan Kepala SMA 21 Lakukan Pungli

BKM/MASJIDAN PROTES - Pengurus Komite SMA 21 Makassar, H Sukardi Latif mengadukan Kepala SMA 21 Makassar, Armin Amri karena diduga melakukan pungli di sekolahnya.

MAKASSAR, BKM — Pengurus Komite SMA 21 Makassar, H Sukardi Latif mengadu jika Kepala SMA 21 Makassar, Armin Amri diduga melakukan praktik pungutan liar di sekolah yang ia pimpin. Dimana, sekolah ini meminta kepada seluruh siswa membayar sumbangan sukarela yang jumlahnya sesuai tingkatan kelas masing-masing.
Saat mengadu ke Berita Kota Makassar, Selasa (11/10) siang, Sukardi mengaku pembayaran untuk siswa kelas I sebesar Rp150.000, kelas II Rp75.000 dan kelas III Rp50.000.
“Pembayaran uang sumbangan sukarela ini dipungut tanpa sepengetahuan kami di komite sekolah. Makanya pungutan ini kami anggap ilegal,” ujar Sukardi.
Padahal, sepengetahuan dirinya, tidak ada pungutan apapun di sekolah yang dibangun saat Ilham Arief Sirajuddin menjadi Wali Kota Makassar.
Namun, ia kaget tiba-tiba anak Sukardi yang duduk di bangku kelas II di SMA itu pulang ke rumah menangis. “Saya tahu ada pungutan karena anak saya, Nurfaizi Sukardi menangis lantaran dikeluarkan saat ujian. Anak saya dikeluarkan karena tidak membayar uang sumbangan sebesar Rp75.000,” ungkap Sukardi.
“Katanya sumbangan sukarela, tapi kenapa jumlahnya ditentukan. Bahkan, kalau tidak membayar dikeluarkan saat ujian semester,” kata Sukardi kesal.
Menurut Sukardi, sumbangan ini dipungut setiap bulan. Tapi, ia tidak tahu sumbangan sukarela itu digunakan. “Ini sudah termasuk pungutan liar dan saya sebagai komite dan mewakili masyarakat BTP meminta jangan ada lagi pembayaran yang tidak dibicarakan melalui Komite Sekolah,” tegas Sukardi.
Sukardi juga mensinyalir ada uang pembayaran saat penerimaan siswa baru yang lalu. Dimana setiap siswa baru diminta membayar yang jumlahnya bervariasi. “Uang itu dibayar di bendahara sekolah. Namanya ibu Hasnah. Ada yang Rp500 ribu, Rp 1 juta hingga Rp3 juta,” kata Sukardi.
Sementara itu, Kepala SMA 21 Makassar, Armin Amri yang dikonfirmasi melalui ponselnya tidak dapat dihubungi sore kemarin. Ponselnya hanya terus dialihkan.(arf)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top