Headline

Disukai Anak-anak Hingga Orang Tua

BKM/ARIF ALQADRY PERMAINAN HOVERBOARD-Seorang karyawan wahana hiburan di PTC memperlihatkan cara penggunaan hoverboard.

ANEKA jenis permainan modern ditawarkan sejumlah tenant pusat perbelanjaan di Kota Makassar. Salah satu yang lagi tren saat ini adalah permainan hoverboard. Seperti apa?

Laporan: Arif Alqadry

DI salah satu sudut Panakkukang Trade Centre (PTC) terlihat beberapa peralatan ‘unik’ mirip-mirip skateboard. Tapi alat ini dilengkapi beberapa komponen kunci.
Seperti giroskop untuk keseimbangan, mikroprosesor untuk memonitor gerakan badan pemakainya. Untuk menggerakkan atau menghentikannya, cukup miringkan badan. Kecepatannya bisa sampai 16 kilometer per jam.
Sebutan populer alat ini hoverboard, meski kurang tepat karena hoverboard sebenarnya merujuk pada semacam skateboard yang bisa melayang. Sedangkan yang ini adalah sejenis skateboard dengan dua roda.
Hoverboard atau istilah tepatnya adalah self balancing two wheeled board cukup diminati pengunjung mall. Oleh pengelola sebuah wahana hiburan di mall PTC, permainan ini disebutnya let’s play.
”Permainan ini banyak disukai anak-anak, karena tergolong mudah dioperasikan. Hanya dibutuhkan keseimbangan tubuh. Kaki digerakkan ke depan, alatnya sudah meluncur. Untuk menghentikannya, cukup menekan telapak kaki ke belakang,” kata Najib, salah seorang karyawan wahana hiburan ini, kemarin.
Untuk memainkan alat ini, pengunjung cukup membayar Rp20 ribu dengan waktu penggunaan 10 menit. Mereka sudah bisa berkeliling lantai III mall menggunakan hoverboard dengan diawasi karyawan wahana. Pengunjung bisa bermain tanpa pengawasan jika sudah mahir menggunakannya.
Sabtu dan Minggu merupakan hari paling ramai wahana ini dikunjungi. Kebanyakan yang datang adalah anak usia 9 sampai 17 tahun. Tetapi tidak sedikit orang tua mereka ikut bermain bersama anak-anaknya.
“Kita selalu mengawasi dan mengajar pengunjung tentang cara bermain. Kalau ada yang sudah mahir, kita kasih kebebasan mereka bermain. Itu sesuai permintaan mereka. Hari Senin sampai Jumat sepi. Tapi kalau Sabtu dan Minggu selalu ramai. Jangankan anak-anak, biasanya orang tua juga ikut main,” terang Najib.
Pengelola Let’s Play menyiapkan empat buah hoverboard untuk digunakan pengunjung. Mereka yang berminat menggunakannya terkadang antre untuk mendapat giliran.
Wahana hiburan tempat Najib bekerja bisanya buka pukul 10.00 Wita dan tutup pukul 22.00 Wita. Di hari-hari libur, tempat ini bisa memperoleh pemasukan sebesar Rp1 juta hingga Rp2 juta per hari. Sementara di hari-hari biasa, seperti Senin sampai Jumat, pendapatannya di kisaran Rp500 ribu hingga Rp600 ribu. (*/rus)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top