Headline

Polisi Gagalkan Trafficking Dua ABG Asal Sukabumi

MAKASSAR, BKM — Aparat Polsek Mamajang berhasil menggagalkan praktik perdagangan manusia (trafficking) antarpulau. Dua Anak Baru Gede (ABG) asal Sukabumi, Jawa Barat, masing-masing CC (15) dan SL (16) yang nyaris jadi korban, diamankan di bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Minggu (9/10) pukul 22.00 Wita.
Rencananya, kedua gadis tersebut hendak dibawa ke Sorong. Dari Sukabumi mereka menggunakan pesawat. Selanjutnya, oleh pelaku, keduanya akan dibawa ke Sorong, Papua dengan menggunakan kapal laut.
Ditemui di Mapolsek Mamajang, kemarin, mereka mengaku bertemu dengan seorang lelaki asal Makassar bernama Burhan di Sukabumi. Burhan kemudian mengiming-imingi keduanya untuk bekerja di Sorong.
Uang makan dan ongkos perjalanan ke Sorong ditanggung Burhan. Termasuk tikat pesawat Jakarta ke Makassar. Jika tiba di Makassar, keduanya akan dijemput oleh teman Burhan untuk kemudian membawanya ke Sorong menggunakan kapal laut pengangkut barang.
”Waktu di atas pesawat, Pak Burhan tiba-tiba SMS. Dia bilang kita akan dipekerjakan di tempat hiburan malam (THM) dan kios tempat penjual minuman di Sorong. Kami langsung kaget,” ujar CC yang diamini LS.
Mengetahui rencana Burhan, keduanya kemudian berusaha menghubungi keluarganya di Sukabumi. Pihak keluarga kemudian menelepon Kapolsek Mamajang, AKP Jamal yang memang berasal dari Sukabumi dan bertugas di Makassar.
Mendapat informasi tersebut, Kapolsek bersama anggotanya segera meluncur ke bandara. Benar saja, kedua anak tersebut baru saja turun dari pesawat.
”Keduanya kami amankan di Bandara (Sultan Hasanuddin) atas laporan dan informasi dari keluarganya di Sukabumi. Mereka diterbangkan ke Makassar dengan menggunakan pesawat. Selanjutnya akan dibawa ke Sorong menggunakan kapal laut,” terang AKP Jamal.
Sesaat setelah diamankan, polisi berusaha menunggu teman Burhan yang disebutkan akan menjemput keduanya di bandara. Namun hingga Senin (10/10) dinihari pukul 02.00 Wita, orang tersebut tak jua tiba.
Mungkin dia sudah mengetahui kalau kedua remaja perempuan tersebut sudah bersama polisi. Indikasinya, nomor HP Burhan yang dihubungi oleh CC maupun SL, tak lagi pernah aktif. Hingga kemarin, polisi masih mencari informasi tentang Burhan dan sepak terjangnya di bisnis trafficking.
”Untuk sementara kedua anak ini kita amankan di mapolsek sambil menunggu kedatangan keluarganya menjemput. Anggota masih mengejar Burhan yang membiayai mereka dari Sukabumi ke Makassar,” terang Jamal.
Ditemui di Mapolsek Mamajang, kemarin, CC dan SL mengaku bersyukur tak jadi bekerja di Sorong. Diapun menyampaikan terima kasihnya kepada Kapolsek Mamajang.
”Kami beruntung bisa diselamatkan Pak Kapolsek. Terima kasih atas bantuannya. Jika kami tidak dibantu, mungkin kami dibawa ke Sorong dan dipekerjakan di THM,” ujar CC yang memiliki paras lumayan cantik.
Baik CC maupun SL yang ditanya tentang proses perkenalannya dengan Burhan, tidak bersedia untuk berbagi. Bahkan salah satu diantaranya langsung menangis ketika ditanya masalah itu. Polisi masih mengembangkan kasus ini. (jul/rus)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top