Metro

Agus Ingatkan Kelola Bansos Dengan Baik

MAKASSAR, BKM — Dana hibah dan bantuan sosial (bansos) kerap bersoal dalam penggunaannya, karena ketidakhati-hatian dalam mengelola anggaran tersebut. Bahkan banyak pejabat yang masuk penjara karena dinilai menyalahgunakan anggaran negara.
Untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan di kemudian hari, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Agus Arifin Nu’mang, meminta pemerintah daerah mengikuti aturan ketika memberikan hibah dan bansos.
Dana hibah dan bansos, jelas Agus merupakan amanah reformasi di bidang otonomi daerah. Berbagai regulasi dikeluarkan agar penggunaannya tidak salah arah. Salah satunya dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2016.
Permendagri itu dibuat agar sistem dan prosedur pengelolaan keuangan daerah mulai dari penyusunan dan perencanaan anggaran, pelaksanaan, penatausahaan, akuntansi dan pelaporannya dapat maksimal
“Saya harap para aparat pemerintah dapat memahami dengan baik, termasuk belanja hibah dan bansos sehingga dalam pelaksanaanya semua pihak dapat lebih berhati-hati dalam penerapan kebijakasan pemda,”ungkapnya.
Untuk itu, Agus mengingatkan dalam rangka peningkatan transparansi dan akuntabilitas anggaran daerah, maka mekanisme dan prosedur penganggaran untuk pemberian hibah harus memperhatikan asas manfaaat, keadilan dan kepatutan termasuk persyaratan penerima hibah dan bansos.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Sulsel, Andi Arwin Azis mengatakan perlu untuk menyamakan persepsi dan pemahaman pada aparat pengelolaan keuangan daerah terkait aturan perundang-undang mengenai Hibah dan Bansos, agar tak ada lagi yang tersandung kasus bansos.
“Yah kita berharap ke depan tidak ada lagi yang bersoal dengan bansos. Jika mengacu pada aturan yang berlaku, saya optimistis semua berjalan dengan baik tanpa sandungan,” pungkasnya. (rhm)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top