Pekan Depan, Bupati Gowa Gugat BPJS Kesehatan – Berita Kota Makassar
Gojentakmapan

Pekan Depan, Bupati Gowa Gugat BPJS Kesehatan

GOWA, BKM — Pekan depan atau jelang akhir Oktober ini, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan akan menyorong berkas gugatan terhadap BPJS Kesehatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Hal itu ditegaskan Adnan kepada sejumlah media usai membuka Muscab III BPC HIPMI Gowa di gedung Haji Bate, Kamis (6/10) lalu.
Menurut Adnan, upaya Pemkab Gowa menggugat ke BPJS Kesehatan dipastikan jadi setelah finalisasi berkas gugatan rampung dilakukan jajarannya. ”Hari ini kita rapat terakhir soal itu. Jika hari ini finalisasi maka tentu pekan depan kita sudah ajukan gugatan itu. Saya mohon doa semua masyarakat agar upaya kita ini berhasil,” kata Adnan.
Dikatakan Adnan, patut dilakukan penghentian BPJS Kesehatan di Gowa. Sebab terkesan menyulitkan masyarakat saja. Salah satu contohnya yakni dalam satu rumah semua harus terdaftar secara person sebagai peserta BPJS Kesehatan sementara tingkat keuangan masyarakat tidak merata. Selain karena tingkat penghasilan masyarakat yang variatif, pola pelayanan BPJS Kesehatan juga terkesan tidak optimal dan lebih menyulitkan pasien peserta. Adnan mengakui jika BPJS Kesehatan ini lebih mengedepankan pola asuransi bagi masyarakat.
Sementara program kesehatan ini bertentangan dengan program kesehatan gratis yang telah diberlakukan di Gowa sejak tahun 2008 diperkuat dengan Perda No 4 tahun 2008 tentang kesehatan gratis. Dimana, cara berobat masyarakat di Gowa sangat dimudahkan. Mereka cukup memperlihatkan KTP dan Kartu Keluarga. Sementara secara nasional masyarakat diwajibkan menjadi peserta BPJS Kesehatan orang per orang. Tak miliki kartu peserta BPJS Kesehatan, tidak akan dilayani di rumah sakit atau balai pengobatan lainnya.
Hal inilah yamg dianggap Pemerintah Kabupaten Gowa sebagai masalah besar yang harus dituntaskan. Karena itu Pemkab Gowa berinisiatif menolak keberadaan BPJS Kesehatan di Gowa sebab tidak relevan dengan Perda Kesehatan Gratis yang ada. Dg Baji, salah seorang ibu rumahtangga yang berdomisili di Bontomarannu mengaku sangat senang jika Pemkab Gowa ada upaya menggugat pihak BPJS Kesehatan.
Pasalnya, saat suaminya dirawat di rumah sakit yang menerapkan BPJS Kesehatan. Suaminya tidak mendapatkan pelayanan rumah sakit di RS Bhayangkara jika kepesertaannya tidak berjalan. Kalau di RSU Syekh Yusuf Sungguminasa cukup bawa KTP dan KK saja, sudah terlayani baik. Tapi ketika suaminya dirujuk ke RS Bhayangkara Makassar maka muncul persoalan bagi keluarganya.
”Saya satu keluarga empat orang dan semua harus memiliki kartu BPJS. Ternyata sudah setahun saya tidak bayar kewajiban ke BPJS. Makanya, pelayanan rumah sakit kepada suami saya tidak optimal sebelum saya membayar dulu tunggakan kartu seluruh anggota keluarga saya dengan total tunggakan lebih satu juta rupiah. Padahal, uang itu sangat bernilai untuk biaya tambahan kebutuhan perawatan suami saya. Karena itu saya berdoa semoga upaya Pemkab Gowa meniadakan program BPJS kesehatan ini saya dukung sepenuhnya,” kilah Dg Baji (49). (sar/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top