Metro

Kopel Minta Fraksi PDI-P Tarik Legislatornya

MAKASSAR, BKM– Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Sulawesi Selatan meminta Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Kota Makassar untuk menarik legislatornya, Andi Vivin Sukmasari dari Badan Anggaran (Banggar).
Alasan Kopel, Vivin dinilai tanpa punya kontribusi dalam mengkritisi sejumlah anggaran yang diusulkan Pemkot Makassar saat pembahasan.
Hal tersebut ditegaskan Direktur Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Sulsel, Muzaddak kepada BKM, Minggu (9/10). Ia mengungkapkan sudah menjadi tanggung jawab fraksi sebagai perwakilan partai di DPRD untuk menarik anggotanya jika tidak menjalankan tugas dan
fungsinya dengan baik, termasuk jika ada legislatornya yang tidak mengerti membaca dan menganalisa anggaran.
“Bila ada utusan fraksi di Banggar namun tidak bermanfaat untuk kepentingan masyarakat, sudah sepantasnya fraksi mengambil sikap untuk menggantinya dengan anggota dewan yang lain dari pada kerjanya datang, duduk dan pulang,” ungkapnya.
lebih lanjut Dadang sapaan akrabnya mengungkapkan, tidak sepantasnya anggota DPRD yang telah memasuki tahun ketiga masa kerjanya, belum juga mengerti membaca anggaran. Apalagi jika legislator tersebut merupakan anggota Banggar.
“Tugas di Banggar itu sangat urgent sebab membahas anggaran yang digunakan 52 SKPD. Lalu apa artinya kunjungan dan bimtek dewan yang dianggarkan setiap tahun. terlebih lagi bimtek dewan di DPRD yang Makassar terbilang paling tingg,” katanya.
Menyikapi hal itu, Ketua Fraksi PDIP, Mesyakh Raimon Rantepadang mengatakan, pihaknya memang sudah berencana menarik Vivin dari Banggar, karena sudah banyak laporan yang masuk terkait kinerja Vivin di Banggar.
“Kita masih beri kesempatan pada pembahasan APBD-P 2016. Namun pada APBD Pokok kemungkinan sudah akan diisi oleh anggota lain dari Fraksi PDIP,” ujarnya.
Di DPRD Makassar, Fraksi PDI Perjuangan memiliki 4 kursi, yakni Mesyakh Raymond, Andi Vivin Sukmasari, Munir Mangkana, dan William. Di Banggar jatah kursi PDI P ada dua, selain Vivin juga ada William duduk sebagai anggota Banggar.
Berdasarkan beberapa kesempatan rapat Banggar di DPRD Makassar, Vivin hanya sekedar duduk dan mengikuti jalannya rapat, kemudian ia meninggalkan forum. Padahal rapat masih sementara berjalan. Bahkan Vivin saat mengikuti rapat sedikitpun tidak memberikan koreksi terkait usulan anggaran Pemkot. (ita)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top