Metro

Butuh Rp13 M, Benahi Terminal Malengkeri

MAKASSAR, BKM– Kondisi Terminal Angkutan Darat Malengkeri terlihat semakin tak tersentuh pembangunan. Kondisi jalan masuk dan keluar di terminal hanya bisa ditambal jika lubang kembali membesar.
Selain jalan yang rusak, fasilitas dan gedung di dalam terminal juga sudah ada yang rusak meski mulai dibenahi berlahan-lahan.
Tahun ini, Perusahaan Daerah (PD) Terminal Makassar Metro mulai merencanakan penataan terminal menjadi lebih bersih, aman dan nyaman. Hanya saja, untuk menghadirkan kondisi itu, PD Terminal membutuhkan anggaran sebesar Rp13 miliar.
Direktur Utama PD Terminal Makassar Metro, Hakim Syahrani membenarkan hal tersebut.
Menurutnya, pihaknya telah mengusulkan anggaran itu Pemerintah Kota Makassar melalui APBD-Perubahan 2016.”Kita telah usulkan dan telah membuat rencana anggaran biaya (RAB) terkait revitalisasi sarana dan prasarana Terminal Malengkeri sebesar Rp13 miliar. Mudah-mudahan usulan itu diterima,” jelasnya saat dihubungi BKM, kemarin.
Apalagi, kata Hakim , pihak terminal sebelumnya telah melakukan pembenahan dan perbaikan secara bertahap, seperti pembenahan kios, jalan (melakukan penimbunan). Hanya saja, pembenahan dilakukan tidak dapat secara menyeluruh karena terkendala ketersediaan anggaran.
“Kita mengelola anggaran secara mandiri, tidak ada bantuan. Meski demikian kita tetap tidak tinggal diam semata-mata menunjang peningkatan pelayanan jasa angkutan daerah,” jelasnya.
Bahkan, tegas mantan Dirut PD Pasar Makassar Raya itu, pihaknya masih menunggu diterimanya usulan anggaran pembenahan terminal. Apalagi, Pak wali sudah tahu. “Pak wali sudah tahu jadi kita tunggu saja,” harapanya.
Lebih jauh, kata Hakim, pembenahan sarana prasarana nantinya akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti ruang tunggu penumpang, mushollah, green space, plaza, kantor, pintu masuk, pos jaga dan lain lain.
Hakim juga mengungkapkan, aktivitas kendaraan di terminal ini terdiri dari kendaraan angkot pete pete warna merah yang terdaftar sebanyak 600 unit dan keluar masuk 275 unit. Selain itu kendaraan jenis Panter sebanyak 246 yang terdaftar keluar masuk 175. Sementara jumlah kios 55 antara lain 29 dibangun pemkot dan 18 koperasi dan 8 dibangun mandiri.
Terkait pembehanan Terminal Makassar Metro, Hakim mengaku, pihaknya intens melakukan pembenahan terminal dalam sepekan terakhir. “Kita libatkan semua karyawan PD TMM melakukan pengecatan, penertiban PK5 dan pembenahan saluran air. Jalan berlubang juga sudah ditempel dengan kerikil,” katanya.
Hakim juga mengatakan, ruang tunggu penumpang kembali sesuai dengan fungsinya. Dan menara informasi sudah dilengkapi dengan pengeras suara.
Sekretaris Timpro PP MTR, Saharuddin Ridwan mengatakan, Terminal Malengkeri memang menuai sorotan dalam penilaian Adipura 2017. “Yang disorot, PK5 yang menempati ruang tunggu penumpang dan proses pengelolaan sampahnya,” kata Sahar.
Namun kata Sahar, saat meninjau terminal ternyata sudah dilakukan pembenahannya.
“PK5 tidak lagi menempati ruang tunggu. “Kita tinggal cek kerapiannya lagi,” katanya.
Selain itu kata dia, pengelolaan sampahnya sudah ada bank sampah, tinggal penyediaan fasilitas yang lengkap dan dilanjutkan dengan proses pengelolaannya.(ucu)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top