Metro

Organda Jadwalkan Demo Besar-besaran

MAKASSAR, BKM– Organisasi Angkutan Darat (Organda) Makassar menjadwalkan akan melakukan aksi unjuk rasa dan mogok massal seluruh sopir angkutan.
Aksi tersebut dilakukan Organda setelah menyikapi keberadaan taksi online yang diduga belum mengantongi izin operasional.
Apalagi, Organda melihat tidak adanya sikap ketegasan dari Pemerintah Kota Makassar untuk menertibkan dan menindak tegas keberadaan taksi online yang sudah cukup ramai beroperasi di dalam Kota Makassar.
“Pasti kami akan melakukan aksi demo massal seluruh sopir angkutan umum. Namun terlebih dulu kami melakukan rapat bersama sebelum turun ke jalan,” kata Ketua Organda Makassar, Zainal Abidin, Kamis (6/10).
Dia menilai, keberadaan taksi online tanpa mengantongi izin terkesan dibiarkan oleh pemerintah kota. Pasalnya, sampai saat ini belum ada upaya penindakan yang dilakukan oleh pemerintah kota dalam menertibkan keberadaan taksi online.
“Kita minta diperlakukan secara adil, masa angkutan resmi rutin ditindak, sementara yang tidak memiliki izin dibiarkan saja. Kami juga meminta persaingan yang sehat dengan mematuhi aturan yang ada,” imbuhnya.
Dia menjadwalkan, aksi mogok berlangsung Rabu 12 Oktober mendatang sekira pukul 09:00 wita, hingga memperoleh keputusan dan solusi dari pemerintah terkait keberadaan taksi online.
Belum lama ini, BKM menyempatkan diri untuk menggunakan taksi online atau yang sering disebut dengan gokart. Terlihat kendaraan taksi online sama sekali sulit dibedakan dengan mobil pribadi pada umumnya.
Plat atau nomor polisi yang digunakan taksi online itupun juga menggunakan plat hitam. Untuk tarifnya sendiri, para taksi online menawarkan tarif yang cukup murah seperti dari kantor Balaikota ke Trans Studio Mall yang berada di Jalan Merto Tanjung Bunga hanya sebesar Rp20 ribu.
Para sopir taksi online juga memiliki group tersendiri di media sosial yakni Whatsup (WA). Melalui WA, para sopir taksi online melakukan monitor dengan rekan rekannya termasuk melayani panggilan para penumpang.
Salah satu pegawai Pemkot Makassar, Innang yang sempat menggunakan taksi online itu juga mengaku senang dengan keberadaan taksi online. Selain tarifnya yang murah, menggunakan taksi online juga cukup aman. Karena sebelum memesan melalui online dengan aplikasi go-jeck, calon penumpang juga dapat melihat terlebih dulu soir, jenis mobil dan warna serta tarif sesuai keinginan para calon pengguna.
“Taksi online itu bagus, selain murah juga aman. Jadi intinya saya suka dengan taksi online,” tutupnya. (arf)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top