Berita Kota Makassar | Kios Ponsel di Rappocini Dikeluhkan
Metro

Kios Ponsel di Rappocini Dikeluhkan

MAKASSAR, BKM– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Makassar, menerima sejumlah aduan dari masyarakat terkait kemacetan di sejumlah ruas jalan akibat aktifitas perdagangan. Salah satunya aktifitas penjualan ponsel di kawasan Rappocini yang menimbulkan keresahan masyarakat.
Hal tersebut ditegaskan anggota DPRD Makassar, Mesyakh Reoimon Rantepadang. Ia mengaku, selain aktifitas penjualan ponsel yang sering memacetkan ruas jalan, juga warga sekitar mengeluhkan suara bising dari suara spiker milik toko yang begitu keras. Akibatnya, warga merasa terganggu pada malam hari saat jam isterahat.
“Banyak warga yang tinggal di sekitar toko mengeluh Karena merasa terganggu dengan bunyi dan suara musik dari toko penjualan barang elektronik dan hanpone,” ungkapnya saat menerima warga Jalan Rappocini di gedung DPRD Makassar, Kamis (6/10).
Lanjut anggota Komisi A DPRD Makassar ini menyatakan, selain itu di kawasan tersebut juga sangat rentan dengan kemacetan lantaran penjung toko yang begitu banyak, sementara pihak toko tidak memiliki ruang parkir yang cukup untuk menampung kendaraan pembeli. “Ini terjadi hampir semua toko, padahal disana sangat padat arus lalu lintasnya inilah yang nanti bisa dibicarakan oleh warga setempat dan penjual disana,” tambahnya.
Belum lagi, ujar Mesyakh, papan reklame di setiap toko juga mengganggu jarak pandang pengguna jalan, dengan ornamen dan lampu reklame yang terpasang tepat di depan toko malah membuat Rappocini sangat semraut.
“Kita tidak melarang masyarakat berjualan dan membangun usaha, tetapi tetap memperhatikan kondisi lingkungan, atau kenyamanan masyarakat juga perlu jadi mediasi diantara keduanya,” terangnya.
Sementara itu, anggota Komisi B, Abdul Kadir mendesak, Dinas Perindustrian dan Perdagangan(Disprindag) serta pihak kecamatan dan kelurahan untuk turun menyikapi keluhan warga setempat, apalagi para pedagang ponsel di wilayah tersebut beroperasi hingga larut malam. “Tentu ini sangat mengganggu istirahat masyarakat disekitar area tersebut. setidaknya Disperindag memberi pemahaman dalam berusaha agar tidak merampas kenyamanan masyarakat lainnya,” katanya.
Sebelumnya, salah seorang warga Rappocini yang tidak ingin namanya dikorankan melapor di dewan karena merasa sangat terganggu dengan keberadaan toko ponsel yang berjualan hingga larut malam, dengan suara musik yang begitu besar. (ita)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top