Jadi Pengedar Sabu, Petani Cengkeh Diringkus – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Jadi Pengedar Sabu, Petani Cengkeh Diringkus

SIDRAP, BKM — Jajaran Satuan Intelkam dan Satuan Reskrim Polres Sidrap kembali berhasil mengungkap jaringan narkoba, Selasa (4/10) sekitar pukul 17.30 Wita.

Seorang warga asal Desa Dengendengen, Belawae Kecamatan Pitu Riase, Sidrap Alifuddin alias Podding (36), diringkus di rumahnya saat sedang mengemas barang sabu-sabu.
Alifuddin yang sehari-harinya sebagai petani Cengkeh ini merupakan bandar narkoba dan telah lama masuk target operasi polisi. Podding diduga sebagai pemain lama di dunia narkoba. Saat ditangkap sempat melakukan perlawanan meski akhirnya menyerah.
Alhasil, aksi kejar-kejaran hingga ke lokasi perkebunan cengkeh dan coklat disekitar TKP pun terjadi. Aparat gabungan yang berjumlah 10 orang dipimpin Kasat Reskrim AKP Chandra Yudha Pranata dan Kasat Intelkam AKP H Muh Ali nyaris kehilangan tersangka.
Pasalnya, pelaku sangat hafal medan dan kondisi perkebunan. Untungnya, tersangka yang sudah diberi tembakan peringatan beberapa kali jatuh tersungkur ke sungai yang penuh batu cadas.
Akibatnya tersangka menderita luka robek dan pendaharan diwajah dan hidung. Saat digeledah, polisi mendapati barang bukti 18 paket sabu siap edar dan 1 paket berukuran sedang di dalam tas pelaku.
Kasat Reskrim AKP Chandra Yudha Pranata yang ditemui di ruang kerjanya, Rabu (5/10) mengakui polisi awalnya hendak menangkap pelaku pencurian dan kekerasan (Curas) Lasalama (40) di lokasi yang sama.
Namun setelah ditelusuri ternyata keduanya tinggal bersama. Sayangnya, Lasalama berhasil kabur sedangkan Alifuddin diamankan polisi.
“Target kami mengejar Lasalama tapi kebetulan rekannya Alifuddin kedapatan membawa sabu-sabu yang baru saja dikemasnya dan hendak dipasarkan. Saat ini sedang dalam pengejaran polisi,” jelas Kasat.
Kasat Narkoba AKP Andi Rahmat menambahkan, dari hasil pengembangan tersangka mengaku 19 paket siap edar adalah miliknya. Masih ada 500 gram lebih yang diduga disimpan pelaku di Kabupaten Wajo. ”Kami akan kembangkan sambil melakukan pemeriksaan intesif kepada tersangka,” paparnya. (ady/B)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top