Metro

SKPD Miliki Program Unggulan

MAKASSAR, BKM–Sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemerintah Kota Makassar melaksanakan sejumlah program unggulan di tahun 2016 ini.
Program unggulan itu, diharapkan oleh SKPD untuk dikawal oleh Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Tinggi Sulsel dan Kejaksaan Negeri Makassar di Program Jaksa Samboritta, agar berjalan sesuai prosedur.
Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Makassar sendiri memiliki program unggulan yakni Smart Tax dan Smart Touch. Saat ini Dispenda telah turun melakukan sosialisasi langsung ke masyarakat wajib pajak terkait program tersebut.
Kepala Dispenda Kota Makassar, Andi Irwan Adnan kepada Tim Jaksa Samboritta mengatakan, berbagai cara selalu dilakukan Dispenda Kota Makassar untuk meningkatkan kesadaran kepada wajib pajak termasuk menghadirkan program andalan yakni Smart Tax dan Smart Touch.
Menurut Irwan sapaan akrabnya, Smart Touch merupakan program yang berkaitan dengan kemudahan yang diberikan kepada wajib pajak untuk memenuhi kewajiban perpajakan memalui sistem online. Sedangkan untuk Smart Tax sendiri adalah cara yang dilakukan untuk memberikan kemudahan kepada wajib pajak agar dapat membayar pajak melalui paket pos. Apalagi kita juga telah melakukan kerjasama dengan kantor pos untuk memudahkan wajib pajak membayar pajaknya melui pos, kata Irwan, Selasa (4/10).
Sementara itu, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar juga membuat program Pemuda Pelopor Olahraga (PPO) yang dijalankan tahun 2016 ini.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Makassar, A Hendra Hakamuddin menjelaskan, meski baru dijalankan di tahun 2016, PPO merupakan program andalan dari Dispora Kota Makassar untuk mengembangkan potensi yang dimiliki pemuda pemudi Kota Makassar dengan merekrut dua orang dari perwakilan di setiap Kecamatan yang ada di Makassar.
“Perekrutan yang dilakukan dengan menyasar pemuda pemudi olahraga di setiap kecamatan untuk dijadikan sebagai duta olahraga yang diharapkan mampu membudayakan olahraga di wilayah kecamatan masing masing,” kata A Hendra Hakamuddin, kemarin.
Sejauh ini, kata Hendra, Dispora Kota Makassar telah mendapatkan sebanyak 28 PPO yang menjadi duta olahrga di masing masing wilayah kecamatan. Para PPO yang telah diterbentuk dia harapkan dapat rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk mengetahui permasalahan yang terjadi di wilayah yang diwakili.
“Untuk mendapatkan duta atau PPO harus melalui proses seleksi. Dimana pendaftaran yang kita lakukan di awal tahun 2016 lalu yang diikuti ratusan peserta bertempat di kantor Dispora Makassar yang berada di Balai Kota Makassar lantai 4. Jadi 28 PPO yang kita dapatkan dari tiap kecamatan masing masing diwakili dua orang yaitu perempuan dan laki laki dan semuanya telah mengikuti beberapa tahapan seleksi,” ujarnya.
Kata dia, perekrutan PPO Kota Makassar dijadwalkan rutin dilakukan setiap tahunnya untuk menyelesaikan permasalahan yang ada ditengah tengah masyarakat dibidang olahraga. Untuk anggaran pelaksanaan kegiatan PPO Kota Makassar, Hendra mengaku menyediakan anggarakan dari APBD sebesar Rp230 juta.
“Kalau anggarannya sendiri kami sediakan sebesar Rp230 juta dan ini kegiatan perekrutan dilakukan setiap tahunnya. Ada tim tehnis yang bergerak soal PPO,” tutupnya.(arf)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top