Metro

Danny: Jangan Gelisah Soal Lelang Sekkot

MAKASSAR, BKM– Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mulai membaca kegelisahan sejumlah kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lingkup Pemkot Makassar, menjelang pelaksanaan lelang jabatan Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar.
Danny sapaan akrab wali kota tetap meminta kepala SKPD bekerja seperti biasa dan jangan terlalu berfikir untuk mengikuti proses lelang Sekkot yang baru akan bergulir awal Januari 2017 mendatang. “Saya minta jangan terlalu gelisah untuk mengikuti proses lelang jabatan Sekkot Makassar,” tegas Danny, kepada BKM, Selasa (4/10).
mantan konsultan tata ruang Pemkot Makassar inipun mengaku, proses mendapatkan sekkot sudah berubah dari tahun sebelumnya. Tahun ini, wali kota sudah dapat memilih secara langsung pejabat yang telah mengikuti lelang untuk diusulkan ke Pemprov Sulsel.
“Setelah mengikuti lelang, barulah wali kota memilih tiga pejabat untuk diusulkan ke Pemrov Sulsel,” tandasnya.
Meski begitu, Danny tetap membuka kesempatan seluas-luasnya ke seluruh pejabat tingkat eselon II yang memenuhi kriteria seperti telah menduduki jabatan sebagai kepala dinas minimal dua kali untuk mengikuti lelang Sekkot. “Siapa saja boleh ikut dalam lelang asalkan memenuhi kriteria. Kalau untuk nama nama pejabat yang akan diusulkan ke Pemprov Sulsel yang kemudian diteruskan ke Menpan-RB, nantilah setelah megikuti lelang. Karena prosesnya harus terlebih dulu ikut dalam lelang,” kata Danny.
Sementara itu, anggota DPRD Kota Makassar meminta wali kota selektif dalam penjaringan calon Sekertaris Kota (Sekkot) Makassar. Sebab masih banyak setumpuk kinerja dan tugas Ibrahim Saleh yang harus diselesaikan dan dilanjutkan ke depan.
Anggota Komisi A Bidang Pemerintahan dan Hukum, Mustagfir Sabri mengatakan, dalam struktur pengurusan pemerintahan masih banyak yang perlu dibenahi, sehingga dengan adanya penjaringan calon Sekkot kedepannya, betul-betul mencari pejabat sekkot yang mampu bekerja maksimal.
“Pemkot butuh nafas baru dan melanjutkan tugas dari sekkot saat ini,” ungkapnya saat di DPRD Makassar.
Lanjut Legislator Fraksi Hanura ini bahwa peluang dan perpanjangan jabatan sekkot adalah murni keputusan Wali Kota Makassar, dewan hanya dapat merekomendasikan saja dan menjadi pengawas pemerintah kota baik itu dalam peningkatan kinerjanya.
Sementara Legislator lainnya, Basdir, mengatakan, evaluasi terhadap kinerja pemkot bukan hanya pada SKPD nya saja melainkan juga pada Sekertaris kotanya. Kalau wali kota menilai sekkot sekarang patut untuk dipertimbangkan kembali untuk menjabat silahkan. Namun harus dievaluasi kembali kinerjanya sebab sudah begitu banyak laporan terkait kinerja sekkot. (arf)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top