Berita Kota Makassar | Jamkrida Sulsel Siap Jamin Rp1 T Lebih
Bisnis

Jamkrida Sulsel Siap Jamin Rp1 T Lebih

BKM/AMIRUDDIN NUR FOTO BERSAMA -- Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo didampingi komisaris dan direksi PT Jamkrida Sulsel, ketua DPRD Sulsel, Deputy Pembiayaan Kementerian Koperasi RI, Deputi Direktur Pengawasan Layanan Jasa Keuangan dan Perizinan OJK Kantor Regional 6 Sulampua, serta sejumlah pimpinan lembaga perbankan yang ada di Sulsel.

MAKASSAR, BKM — PT Jamkrida (Jaminan Kredit Daerah) Sulsel yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Sulsel, resmi beroperasi di Makassar. Jamkrida sendiri adalah Perusahaan Penjaminan Kredit Daerah (PPKD) yang pertama di pulau Sulawesi. Jamkrida Sulsel memperoleh izin usaha sebagai perusahaan penjaminan pada 9 Agustus 2016 dengan surat keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor Kep-39/D.05/2016.
Peresmian ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur Sulsel, H Syahrul Yasin Limpo, Senin (3/10). Peresmian ini turut dihadiri Deputy Pembiayaan Kementerian Koperasi RI, Braman Setyo, Deputi Direktur Pengawasan Layanan Jasa Keuangan dan Perizinan OJK Kantor Regional 6 Sulampua, Ahmad Murad, rektor Unhas, Ketua DPRD Sulbar, HM Roem, anggota Forkopimda Sulsel, pemimpin BI, kalangan pengusaha, dan pimpinan lembaga perbankan yang ada di daerah ini.
Seperti disampaikan Direktur Utama PT Jamkrida Sulsel, Mulyan Pulubuhu, berdasarkan SK tersebut Jamkrida Sulsel telah dapat mengeluarkan sertifikat penjaminan kredit kepada bank yang menjadi mitra guna menjamin kredit produktif dan konsumtif yang diberikan kepada UMKM, koperasi dan individu. Selain itu, Jamkrida Sulsel juga telah memperoleh izin untuk menerbitkan jaminan dalam bentuk surety bond atau semacam bank garansi. Ini didasarkan pada surat OJK Nomor S-3597/NB.111/2016 tertanggal 29 Agustus 2016.
”Dengan izin tersebut, kini kami dapat menerbitkan jaminan, baik dalam bentuk jaminan penawaran, jaminan pelaksanaan, jaminan uang muka, dan jaminan pemeliharaan. Dengan modal Rp25,3 miliar yang merupakan saham dari Pemprov Sulsel (99,98 persen) dan KPRI Toddopuli Provinsi Sulsel, maka gearing ratio atau nilai penjaminan yang dapat diterbitkan adalah sebesar 40 kali lipat dari nilai modal yang dimiliki atau Rp1 triliun 14 miliar. Kapasitas penjaminan sebesar itu hanya dapat diwujudkan dengan dukungan share holder, stake holder, dan mitra utama kami, Bank Sulselbar,” ujar Mulyan.
Deputy Pembiayaan Kementerian Koperasi RI, Braman Setyo, mengatakan, hingga kini baru ada 18 Jamkrida yang beroperasi di Indonesia. Diharapkan 16 sisanya akan rampun terbentuk hingga akhir tahun 2019. Keberadaan Jamkrida ini sebagai harapan yang ditunggu-tunggu para pelaku usaha khususnya kategori kecil dan menengah untuk membantu pengembangan usaha mereka.
”Dari 18 PT Jamkrida yang sudah beroperasi di berbagai daerah di Indonesia, telah memback up plafon penjaminan sebesar Rp7,43 triliun dengan total penjaminan Rp4,24 triliun. Dari nilai penjaminan tersebut, total terjamin 111.170 nasabah UMKM,” kata Braman.
Deputy Direktur Pengawasan LJK 2 dan Perizinan OJK Kantor Regional 6 Sulampua, Ahmad Murad, mengungkapkan, kehadiran Jamkrida Sulsel ini diharapkan dapar membuka akses kredit kepada usaha kecil dan menengah di Sulsel. Karena selama ini, perusahaan UKM susah mendapatkan akses ke lembaga perbankan atau bankabel karena tidak memiliki agunan yang memadai.
”Kehadiran PT Jamkrida Sulsel telah melengkapi dua perusahaan penjaminan kredit yang sudah beroperasi sebelumnya, yakni Jamkrindo dan Askrindo. Ini tentu menjadi tantangan bagi Jamkrida untuk menumbuhkembangkan UKM di Sulsel. OJK selaku pengatur, berkomitmen mendorong penguatan lembaga keuangan daerah. Pada 6 Oktober mendatang, kami akan menggelar kegiatan bersama Jamkrida dari seluruh Indonesia,” jelas Ahmad Murad.
Sementara itu, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo sesaat sebelum meresmikan operasional PT Jamkrida Sulsel mengharapkan kepada segenap jajaran komisaris dan direksi Jamkrida Sulsel untuk secara bersama-sama membangun dan mengembangkan Jamkrida di daerah ini. ”Mari kita saling bahu membahu untuk membangun dan mengembangkan Jamkrida Sulsel. Dengan berkembangnya Jamkrida, maka sudah tentu iklim usaha di daerah ini akan semakin berkembang pula. Jangan tunggu orang Korea atau orang Jepang kasi makan kita,” tandas Syahrul. (mir)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top