Demo Brutal, Fasilitas DPRD Dirusak – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Demo Brutal, Fasilitas DPRD Dirusak

DEMO -- Aksi demo yang dilakukan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Parepare di Gedung DPRD, Senin (3/10). Masa juga sempat merusak fasilitas ruang sidang.

PAREPARE, BKM — Masa mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Parepare menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Parepare, Senin (3/10).
Saat mereka tiba di DPRD, puluhan mahasiswa memaksa masuk ke ruang sidang paripurna dan melakukan pengrusakan terhadap fasilitas gedung dewan.
Papan nama ketua dan wakil ketua DPRD dirusak, masa juga sempat menduduki ruang sidang paripurna dan duduk di atas meja para anggota dewan. Puluhan aparat yang berjaga-jaga di gedung dewan tak mampu berbuat apa-apa dan hanya mengamankan jalannya aksi agar tidak berlangsung anarkis.
Massa juga mengklaim telah menyuarakan aspirasi rakyat. Kebijakan pemerintah dinilainya tidak pro rakyat, dan pemborosan anggaran.
“Kami turun melakukan aksi ini karena kami nilai pemerintah tidak pro rakyat. Banyak proyek yang boros anggaran. DPRD harus menjalankan fungsinya, jangan diam,”tegas Korlap aksi, Nurham.
Kecewa aksinya tidak direspon satu pun anggota dewan, mereka lalu memaksa masuk ke ruang staf sekretariat sehingga membuat para pegawai terganggu dan berhamburan keluar.
“Kita kecewa prilaku mahasiswa ini. Selama ini kami selalu merespon seluruh pihak yang ingin menyampaikan aspirasinya tapi bukan dengan cara seperti itu,”ujar Wakil Ketua DPRD Rahmat Sjam.
Dia juga menyayangkan, mahasiswa yang dinilainya orang intelektual malah melakukan aksi brutal tak menunjukkan orang berpendidikan.
“Ruang sidang itu ruang kedaulatan rakyat, kok malah diinjak-injak. Mereka tidak beretika,”ungkap Rahmat
Usai melakukan aksi di Gedung DPRD, para mahasiswa itu menuju kantor Wali Kota dengan tujuan yang sama. Di Kantor Wali Kota mereka diterima oleh Sekkot Mustafa Mappangara dan membubarkan diri setelah satu jam berdialog.
Sementara Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe, bersama rombongan melakukan peninjuan pelayanan masyarakat di RSU Andi Makkasau agar tetap berjalan normal tanpa mempengaruhi aksi demo yang dilakukan mahasiswa. (smr/C)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top