Kriminal

Berkas Kasus DID Lutra Kembali ke Polda

MAKASSAR, BKM — Jaksa Peniliti Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel mengaku telah mengembalikan berkas kasus dugaan korupsi Dana Intesif Daerah (DID) Kementerian, Kabupaten Luwu Utara (Lutra) ke penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Sulsel.
Berkas tersebut dikembalikan lantaran dinilai oleh jaksa masih perlu dilengkapi. Kasus DID diketahui menelan anggaran Rp13 miliar dan telah menyeret dua orang mantan terpidana kasus korupsi.
Keduanya orang tersangkanya itu, yakni mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Utara, Andi Sariming dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), H Agung.
Kepala Seksi Penuntutan Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sulsel, Sandi Rozali Nur Subhan, membenarkan pengembalian berkas kasus tersebut ke pihak penyidik Polda.
“Berkasnya sudah kita P-19 ke penyidik, hari Selasa kemarin,” ujar Sandi, Jumat (19/8).
Sandi mengatakan, ada beberapa petunjuk yang kita berikan kepada penyidik agar dilengkapi. Jaksa peneliti, kata Sandi, menemukan masih ada beberapa berkas yang masih butuh dilengkapi oleh penyidik, yaitu syarat formil dan syarat materilnya. “Ada sekitar puluhan petunjuk yang kita minta untuk dilengkapi,” tandasnya.
Seperti dilansir sebelumnya, kasus DID juga sempat menyeret nama Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani. Ia dilapor ke Reskrimsus Polda Sulsel dengan tuduhan melakukan dugaan pemalsuan dokumen rincian DID tahun 2011 yang harusnya ditandatangani Bupati Lutra periode 2010-2015 Arifin Junaidi. Namun selalu Wakil Bupati Lutra, Indah saat itu mengubah lampirannya. Indah diduga memalsukan dokumen tersebut, ketika Arifin Junaidi sedang cuti mengikuti kursus di Harvard University selama 2 bulan. Kasus itu diusut setelah keluarnya surat perintah penyidikan nomor SP.sidik/12/III/2016 tanggal 3 Maret 2016. (mat-ril)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top