Headline

Peluru Nyasar di Tubuh Mahasiswi Unhas dari Senapan Angin

MAKASSAR, BKM — Kepolisian Daerah (Polda) Sulselbar memastikan peluru yang bersarang dalam tubuh Suci Marlinda Makmur (18), mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) berasal dari senapan angin (airsoft gun).
Hal itu diketahui setelah korban menjalani operasi pengangkatan proyektil peluru oleh tim medis Rumah Sakit Wahidin Sudiro Husodo, Minggu (27/9) dini hari.
“Hasil operasi menyimpulkan bahwa peluru yang bersarang pada tubuh korban berasal dari senapan angin. Saat ini pihak Reskrim juga masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif serta mengejar pelaku penembakan,” tegas Kapolda Sulsel, Irjen Pol Pudji Hartanto, Minggu (27/9).
Suci mengalami luka akibat peluru bersarang di punggung kanannya Sabtu, sekitar pukul 19.00 wita.
Korban mengaku mendengar suara letusan. Tetapi suara letusan itu terdengar kecil. Saat tiba di rumahnya, korban merasa ngilu di bagian punggungnya mengeluarkan darah. Dia pun cemas, hingga pihak keluarganya membawa Suci ke Rumah Sakit Faisal.
Suci mengatakan, dia mengendarai sepeda motor membonceng keponakannya keliling di lorong perumahan Jalan Sultan Alauddin. Kemudian dia mendengar ada suara letusan.
“Saya sementara mengendarai motor. Saya boncengki keponakanku keliling lorong. Sampai di rumah punggungku terasa ngilu dan saya melihat ada darah,” ujar Suci.
Pihak RS Faisal merujuk korban ke RS Wahidin untuk dioperasi.
Sebelumnyam, Kapolda Sulawesi Selatan yang Irjen Pol Pudji Hartanto yang dikonfirmasi mengaku mendapat informasi ada peluru nyasar yang mengenai mahasiswi.
“Dugaan sementara peluru nyasar itu dari senjata Air softgun,” katanya.
Kapolsek Tamalate Kompol Suaeb mengatakan, bisa dipastikan kalau peluru di tubuh suci berasal dari senapan angin.
“Pelurunya sudah diangkat,” ujar Suaeb. Menurut Suaeb, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan untuk menemukan pemilik senjata. (ish/cha/c)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top