Headline

Tim Buser Begal Dilengkapi Senjata dan Rompi Anti Peluru

BKM/CHAIRIL SIMULASI-Tim Buru Sergap saat melakukan simulasi penanganan begal di Mapolrestabes Makassar, Jumat (25/9) sore. Simulasi ini dipimpin langsung Kapolda Sulselbar, Irjen Pol Pudji Hartanto.

MAKASSAR, BKM — Ruang gerak para pelaku begal di Kota Makassar dan sekitarnya bakal semakin sempit. Hari ini, Sabtu (26/9) tim Buru Sergap (Buser) bentukan Kapolda Sulselbar Irjen Pol Pudji Hartanto mulai turun lapangan untuk menguber serta memburu para pelaku begal yang selama ini sangat meresahkan.
Tim Buser akan bekerja secara cepat, tepat dan efisen untuk meringkus pelaku. Bagi pelaku begal yang melawan, maka tindakan tegas berupa tembak di tempat akan dilakukan petugas.
Tim Buser ini dilengkapi dengan sepeda motor, senjata lengkap serta rompi anti peluru.
Kapolda Sulselbar, Irjen Pudji Hartanto memimpin langsung apel simulasi Tim Buser yang memperagakan aksi penangkapan serta penanganan pelaku begal di halaman Polrestabes Makassar.
Dalam simulasi ini, Tim Buser memperagakan aksi penyelamatan serta penangkapan kepada korban dan pelaku begal di jalan raya.
Simulasi ini sempat membuat arus lalulintas di Jalan Ahmad Yani, depan Mapolrestabes melambat. Maklum, para pengendara banyak yang penasaran dan mampir menyaksikan langsung aksi polisi melakukan simulasi.
Kapolda Sulselbar, Irje Pol Pudji Hartanto kepada wartawan menegaskan, polisi akan dengan cepat merespon setiap laporan masyarakat yang menjadi korban begal. Dia juga menginstruksikan para Polres serta Polsek di jajarannya untuk siaga penuh dalam menangangi aksi kejahatan ini.
Sebagai antisipasi, kata Pudji, polisi akan intesif melakukan patroli, razia Cipta Kondisi serta operasi lainnya untuk memperkecil ruang gerak pelaku kejahatan di jalan raya.
“Selama ini kami mengapresiasi kinerja anggota yang telah berhasil terus menurunkan tingkat kriminalitas khususnya kasus begal di Makassar,” tegasnya.
Dia menambahkan, personil Buser akan bekerja secara mobile dengan dilengkapi fasilitas pengamanan yang sangat memadai.
“Kita akan fasilitasi personil Buru Sergap dengan senjata dan rompi anti peluru. Mereka juga dibekali sarana Informasi Teknologi (IT) canggih untuk melancarkan akses informasi. Yang jelas, pengungkapan kasus butuh intelejen yang baik dari para personil,” katanya.
Pudji merinci, angka kriminalitas dalam sebulan ini diantaranya pencurian kekerasan (begal) ada 33 kasus dan 22 diantaranya telah berhasil diungkap. Jumlah tersangka sebanyak 20 orang.
“Tindakan tegas harus dilaksanakan secara terukur. Pernyataan tembak di tempat dilakukan sesuai prosedur.Saya tidak mau ada anggota yang menjadi korban,” tambah Pudji Hartanto.
Karena itu, dia menekankan kepada anggota kepolisian agar menggunakan rompi anti senjata tajam, untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan. (ish/cha/b)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top