Headline

Bandar Sabu Sapiria Masih Beroperasi

BKM/JULDAM DIPERIKSA-Tersangka Enal saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Pelabuhan, Kamis (24/9). Pria ini ditangkap usai melakukan transaksi dengan bandar narkoba di Sapiria, Kecamatan Tallo.

MAKASSAR, BKM — Perlahan tapi pasti, aparat Satuan Narkoba Polresta Pelabuhan berhasil mengurai simpul jaringan narkoba di Sapiria, Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, Makassar. Sapiria yang selama ini dikenal sebagai Kampung Narkoba di Makassar ternyata memiliki jaringan luas.
Selain menyuplai para pengguna narkoba di Makassar, diduga Sapiria juga memasok sejumlah kota yang ada di wilayah timur Indonesia dalam jumlah besar.
Meski markas narkoba Sapiria sudah berkali-kali diobok-obok aparat Polda Sulsel, para bandar serta pengedar di lokasi itu sama sekali tidak peduli. Mereka tetap melakoni bisnis terlarangnya.
Hal ini terkuak setelah polisi menangkap Enal (38), nelayan yang juga sebagai pengedar narkoba dari Kendari, Rabu (23/9) sekira pukul 00.45 Wita.
Enal diamankan polisi saat mengemudikan mobil Avanza DD 1406 IP di Jalan Barukang II Makassar. Saat mobil digeledah, petugas menemukan 10 paket sabu seberat 50 gram, sembilan butir ekstasi, serta 100 plastik kosong di dalam jok.
Tersangka di depan petugas mengaku, 10 paket sabu dibeli dari lelaki ER seharga Rp50 juta di Sapiria. Sedangkan sembilan butir ekstasi seharga Rp2,7 juta dibeli dari lelaki JP di Jalan Yos Sudarso.
Barang bukti itu rencananya akan dibawa ke Kendari untuk diedarkan.
Enal yang ditemui BKM di Polres Pelabuhan mengaku berdomisili di Jalan Berigin II, Kendari.
“Saya ke Makassar menginap di rumah mertua di Jalan Baji Pangasseng. Rencana Kamis (24/9) usai salat Idul Adha saya pulang ke Kendari membawa narkoba dijual disana. Kalau sabu-sabu saya beli dari bandar di Sapiria, sedangkan ekstasi saya beli di Jalan Yos Sudarso,” beber Enal.
Kepala Satuan Narkoba Polres Pelabuhan, AKP Sultan Iqbal mengatakan, penangkapan Enal bermula dari kecurigaan petugas.
”Gerak-geriknya mencurigakan. Anggota kami akhirnya menahan mobil dan meminta pengemudinya turun. Saat diperiksa ternyata ditemukan barang bukti narkoba di jok mobil bagian depan,” kata Sultan.
Terpisah, Kapolres Pelabuhan, AKBP Wishnu Buddhaya membenarkan penangkapan Enal yang mengaku sebagai nelayan.
“Tersangka mengaku sebagai nelayan. Dia nyambi menjadi pengedar karena desakan ekonomi. Kasus ini masih kami kembangkan. Sejumlah bandar dan pengedar barang terlarang ini masih terus diendus,” kata Wishnu. (jul-ril/cha/b)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top