Sulselbar

Mayat Perempuan Membusuk di Rumahnya

PAREPARE, BKM — Sesosok mayat berjenis kelamin perempuan ditemukan membusuk di dalam rumahnya Kompleks Perumnas Wekkee, Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki, Parepare, Senin (20/7) pagi.
Penemuan mayat korban yang diketahui bernama Syahyani (58) ini, bermula ketika salah seorang warga yang melintas di depan rumahnya mencium bau menyengat dari arah rumah. Warga yang curiga kemudian melaporkan hal itu ke pihak kepolisian setempat.
“Ada bau menyengat dari dalam rumah korban. Saya kemudian sampaikan ke warga lain dan polisi,” kata Hj Nashar, seorang warga kompleks.
Dia menuturkan, terakhir kali dirinya berkomunikasi dengan korban, sepekan sebelum Hari Raya Idul Fitri. Korban saat sedang membeli takjil untuk berbuka puasa.
“Ketemu sebelum lebaran. Itu saat kami sedang membeli makanan jadi untuk buka puasa. Memang korban sempat mengeluh kesakitan di bagian leher,” jelas Nashar lagi.
Pihak kepolisian dibantu Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang datang ke lokasi, langsung mengevakuasi mayat korban. Evakuasi berlangsung cukup lama, lantaran mayat korban sudah membusuk dan dikerumuni belatung.
“Kami sempat kesulitan mengevakuasi mayat karena banyak belatung yang bersarang di tubuhnya,” ujar Minhajuddin, Koordinator Tagana Parepare.
Ia memperkirakan, kemungkinan korban meninggal dunia sekitar empat hari lalu. Bagian tubuh korban juga sudah mengeras.
“Kaki kiri terlipat ke dalam. Korban kami perkirakan sudah meninggal sejak empat hari lalu,” katanya.
Korban kemudian dibawa ke RSUD untuk dilakukan otopsi. Untuk sementara, tidak ada tanda-tanda dugaan kekerasan terhadap mayat wanita paruh baya yang merupakan bendahara SMK Amsir Parepare ini.
Kapolres Parepare AKBP Alan G Abast melalui Kasat Reskrim AKP Nugraha Pamungkas mengatakan, kematian almarhumah Syahyani murni karena sakit dan tidak ada tanda-tanda kekerasan.
“Melihat jasad korban saat divisium, tidak ada tanda-tanda kekerasan. Keluarga korban juga tidak mau dilakukan otopsi,” terangnya. (smr/rus/b)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top