Pilihan Redaktur

Jalin Silaturahmi, Fajar Group Gelar Halal Bihalal

MAKASSAR, BKM — Dalam rangka menjalin silaturrahim dan kebersamaan, CEO Fajar Grup, HM Alwi Hamu menggelar acara halal bihalal Idulfitri 1436 Hijriah, yang berlangsung pada Selasa (21/7), di kediamannya di Jalan Pierre Tandean.
Hadir dalam acara tersebut, Direktur Utama PT Media Fajar Koran, H Agussalim Alwi Hamu, Direktur Utama Fajar Holdin, H Syamsu Nur, Komisaris Harian Fajar yang juga Kadin Sulsel, H Zulkifli Gani Ottoh, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, Kapolda Sulselbar, Irjen Pol Anton Setiadji, Direksi Media Fajar Group dan tamu undangan lainnya.
Alwi Hamu mengatakan, acara halal bihalal rutin digelar setiap tahunnya pascalebaran. Hal ini bertujuan untuk tetap menjalin silaturahim dengan baik serta tetap membangun kebersamaan agar dapat tumbuh dan berkembang serta maju bersama menuju kesuksesan.
“Kami terus memberikan semangat kerja kepada semuanya agar dapat bersama sama maju dan sukses dari usaha kerja kerasnya,” ucapnya.
Sementara itu, H Syamsu Nur mengatakan, acara halal bihalal yang digelar hari ini (kemarin-red) sebagai ajang silaturahmi yang lebih dalam dan diharapkan dapat menjaga rasa kebersamaan, kerja keras dan tumbuh bersama-sama dengan baik. ” Sebuah kebersamaan dengan kerja keras hasilnya akan membuat sebuah pertumbuhan yang baik,” ujarnya.
Acara yang digelar pukul 10.00 Wita tersebut diwarnai canda tawa dan saling memaafkan sesama karyawan dibawa naungan PT Fajar Grup.termasuk dihibur dengan Lacapila serta ustaz Arifudin Lewa yang membawakan ceramah Halal Bihalal yang berlangsung hikmat.(arf/war/c)

=============================================

H+5 Pascalebaran, Makassar Masih Lengang

MAKASSAR, BKM– Memasuki hari kelima pascalebaran Idul Fitri 1436 Hijriah, suasana Kota Makassar masih tampak lengang dari aktivitas masyarakat, Selasa (21/7).
Arus lalu lintas disejumlah ruas jalan tampak sepi dari kendaraan.
Pantauan BKM kemarin, sejumlah ruas jalan yang biasa mengalami kemacetan pada jam-jam tertentu, kemarin tampak lengang dan arus lalu lintas pun lancar. Misalnya, sepanjang Jalan AP Pettarani dan Jalan Hertasing, Urip Sumiharjo, Sultan Alauddin, Jalan Ahmad Yani.
Diperkirakan puncak kedatangan atau arus balik pemudik pascalebaran, hingga Rabu (22/7) dini hari. Termasuk aktivitas warga kembali normal pada Senin (27/7) mendatang bertepatan hari pertama masuk sekolah.
Suasana berbeda tampak disejumlah lokasi berbelanjaan seperti Mal Panakukang, Grand Toserba yang terlihat dipadati warga. Mereka terlihat berbelanja, banyak juga masyarakat yang berkunjung ke mal hanya untuk sekadar makan dan rekreasi dengan membawa anak-anak mereka.
Lisa pegawai Grand Toserba mengaku Lebaran hingga pascaLebaran pengunjung mal tetap padat.
“Mereka rata-rata berbelanja dan membawa anak-anak mereka bermain dilokasi permainan anak-anak dilantai III,”jelasnya. (war)

==============================================

Lelang Jabatan Masih Butuh Aturan Teknis

MAKASSAR, BKM — Berdasarkan aturan Aparatur Sipil Negara (ASN), pemerintah daerah harus melakukan seleksi terbuka atau populer disebut lelang jabatan untuk menempatkan orang-orang yang berkualitas untuk suatu posisi. Aturan itu sudah mulai diberlakukan sejak awal Januari lalu.
Namun, lelang jabatan tersebut hingga saat ini masih menimbulkan pro kontra. Masih banyak kekurangan yang dinilai harus dibenahi sebelum lelang jabatan tersebut diberlakukan secara total.
Hal tersebut dikemukakan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Syahrul Yasin Limpo. Dia menjelaskan, ada sejumlah catatan yang harus mendapat perhatian pemerintah.
Untuk seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi, masih dibutuhkan aturan teknis yang detail agar tidak menimbulkan interpretasi yang beragam di daerah dan menjadi bias.
Syahrul melihat hampir semua daerah bersoal 5 sampai 7 bulan karena harus menunggu pelelangan.
Hal lain yang perlu diperhatikan, harus ada koordinasi antarinstitusi, jangan semua ke pusat untuk konsultasi.
“Jangan sedikit-sedikit, harus ke pusat untuk melakukan konsultasi,” kata Syahrul belum lama ini.
Selain itu, ketidakjelasan pos anggaran untuk kebijakan ini, juga ditenggarai menjadi kendala dalam pelaksanaan lelang jabatan.
Anggota Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Nuraida Mokshen mengatakan, pada dasarnya Undang-undang terkait lelang jabatan dimaksudkan untuk melindungi Pegawai Negeri Sipil dari intervensi yang bersifat politis.
KASN, kata dia, melakukan konsultasi dengan BKD agar standar kualifikasi yang disyaratkan sesuai dengan kompetensi pejabat, masuk akal, dan tidak diskriminatif. (rhm/war/c)

==============================================

Danny Bersyukur Muktamar Muhammadiyah Digelar di Makassar

MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto bersyukur atas dipilihnya kota Makassar sebagai tuan rumah kegiatan akbar Muktamar Muhammadiyah ke-47.
Muktamar yang mengambil tema ‘Gerakan Pencerahan Menuju Indonesia Berkemajuan’ rencananya digelar pada tanggal 3-7 Agustus bulan depan di kota daeng.
“Kami berterima kasih penyelenggaraan akbar ini digelar di Makassar. Ini sebuah kepercayaan bahwa Makassar bisa menampung kegiatan-kegiatan akbar lainnya,” ucap Danny, baru-baru ini.
Lebih jauh menurut Wali kota berlatar belakang arsitek ini, Makassar adalah kota yang strategis untuk penyelenggaraan event-event nasional dan skala internasional.
Sarana dan prasarana sangat menunjang termasuk segi keamanan. “Tahun ini Makassar akan banyak diisi kegiatan nasional dan internasional. Misalnya pertemuan wali kota se Asean, pertemuan dokter syaraf se Indonesia, dan lain-lain,” tuturnya.
Khusus dalam waktu dekat ini Muktamar Muhammadiyah yang diprediksi akan dihadiri puluhan ribu orang termsuk penggembira,Danny menyampaiakan akan membantu utamanya penyediaan air bersih. Apalagi Agustus, memasuki musim kemarau.
“Pesan saya kira-kira yang akan hadir sebagai penggembira itu berapa yang datang, Insya Allah kami (pemkot) akan mensupport air bersihnya dengan baik,” kata Danny yang dalam acara ini dihadiri para tokoh Muhammadiyah.(rls)

=============================================

Anggaran Proyek Pasar Ternak Diusul Rp45 M

MAKASSAR, BKM–Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Peternakan (DKP3) Kota Makassar akan membuat pasar ternak modern terintegrasi. Anggaran yang diusulkan DKP3 di kementrian sebesar kurang lebih Rp45 miliar.
Hal tersebut diungkapkan Kabid Peternakan Dinas Kelautan Perikanan, Pertanian dan Peternakan Kota Makassar, Hj A Herliyani, baru-baru ini.
Herliyanti mengatakan, keberadaan pasar ternak modern di Kota Makassar akan memaksimalkan pengawasan terhadap keluar-masuknya ternak di Kota Makassar, termasuk bertujuan untuk menertibkan perdagangan ternak.
“Desain pasar ternak modern ini akan terintegrasi, dimana terdpoat RPH (rumah potong hewan), pusat kesehatan hewan, pasar hobi dan lain-lain,”terang Herliyanti.
Herliyanti menambahkan, untuk membackup pasar ternak, pihaknya juga telah mengusulkan pembebasan lahan untuk lokasi pasar ternak modern.
“Lokasinya itu di wilayah Manggala. Sebab lokasi tersebut masih kawasan ternak. Mudah-mudahan usulan di kementrian bisa sejalan dengan pembebasan lahan dari pemkot. Usulan anggaran di kementrian total Rp45 miliar, namun kemungkinan akan diberikan secara bertahap,”terangnya.
Adapun luas lahan yang dibutuhkan sekitar 5 sampai 7 hektar, ujarnya. (ucu/war/c)


www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top